HALO PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro didampingi Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, bersama istri menghadiri acara wungon dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang, di Pendopo Kabupaten Pemalang, belum lama ini.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda Plus, jajaran camat se-Kabupaten Pemalang, para lurah, serta berbagai elemen masyarakat.
Acara wungon merupakan tradisi doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Pemalang sekaligus harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Ketua Organisasi Pejuang 45 Kabupaten Pemalang, Luruh Sayono, dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan kebahagiaannya dapat hadir dalam peringatan hari jadi Kabupaten Pemalang.
“Ini bukan hanya momentum peringatan hari jadi Kabupaten Pemalang, tetapi memiliki sejarah panjang dari perjalanan Kabupaten Pemalang,” ungkap Luruh Sayono.
Ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial, melainkan juga menjadi sarana refleksi diri untuk meningkatkan kesadaran bersama serta mengokohkan tekad agar Kabupaten Pemalang terus maju dan berkembang.
Di tempat yang sama, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan bahwa acara wungon menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Pemalang yang kini telah memasuki usia ke-451 tahun.
Tahun ini, peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang mengusung tema “Pemalang Menyala, Bercahaya dan Sejahtera.”
“Hari ini kita berkumpul dalam acara wungon sebagai rasa syukur serta memperingati perjalanan panjang Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh pelosok Kabupaten Pemalang, dan pada malam hari ini kita bersama di Pendopo,” tutur Anom.
Menurutnya, pelaksanaan wungon secara serentak di berbagai wilayah menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam menjaga tradisi serta memperingati sejarah daerah.
“Ini adalah hal yang sangat baik, menunjukkan semangat bersama serta kepedulian seluruh masyarakat,” kata dia.
Berbagai Dinamika
Sementara itu saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451 di Alun-alun setempat, Anom mengatakan bahwa selama 451 tahun Kabupaten Pemalang telah melalui berbagai dinamika dan tantangan zaman, berbagai capaian yang dirasakan hari ini merupakan hasil kerja keras, perjuangan serta kebersamaan para pendahulu, tokoh masyarakat dan seluruh warga Kabupaten Pemalang.
“Oleh karena itu sepantasnya kita menyampaikan penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pendiri dan pejuang Kabupaten Pemalang,” ucapnya.
Ia mengatakan, bahwa sebagai generasi penerus memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk menjaga, merawat dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian tersebut.
Anom menuturkan, tanggung jawab ini diwujudkan melalui semangat kebersamaan, kerja keras, kekompakan, inovasi dalam membangun Kabupaten Pemalang untuk mampu menjawab tantangan zaman, meningkatkan daya saing daerah dan mewujudkan masyarakat yang adil sejahtera secara merata.
“Dengan berlandaskan nilai-nilai luhur para pendahulu, kita optimis Kabupaten Pemalang akan terus tumbuh, maju dan memberikan masa depan yang lebih baik generasi yang akan datang,” ujarnya.
Anom mengajak untuk nyalakan semangat kebersamaan, memperkuat silaturahmi dan rasa persatuan serta gotong-royong diantara seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintahan sehingga setiap langkah pembangunan dapat dilakukan secara sinergis dan berkelanjutan.
“Mari kita pancarkan semangat Kabupaten Pemalang sebagai daerah yang bersinar, berdaya dan berbudaya dengan menampilkan inovasi serta kreativitas di berbagai bidang,” ajaknya.
Dalam upacara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Pemalang bersama Forkopimda menyerahkan hadiah Lomba Desa dan Kelurahan Bersih, Lomba Kaleidoskop Insan Pers, Lomba Desain Logo Hari Jadi Kabupaten Pemalang dan Lomba Gerakan Penanaman Pohon Serentak. (HS-08)