in

Wisnu Wijaya Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Kendal

Anggota Komisi VIII DPR RI, Wisnu Wijaya, didampingi Anggota Komisi A DPRD Kendal, Rubiyanto secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Rosdi korban kebakaran, di Dusun Wates RT 04 RW 01 Desa Rejosari, Kangkung Kendal, Sabtu (21/10/2023)

HALO KENDAL – Mendengar ada warga yang terkena musibah kebakaran di Dusun Wates RT 04 RW 01, Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Anggota DPR RI dari Dapil 1 Jateng, Wisnu Wijaya langsung mendatangi lokasi dan bertemu dengan korban untuk menyerahkan bantuan, Sabtu (21/10/2023).

Wisnu Wijaya Anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hadir didampingi Rubiyanto, Anggota Komisi A dan Sulistyo Ari Bowo, Anggota Komisi D DPRD Kendal, yang keduanya juga politisi PKS. Selain itu juga hadir Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Iyan Kusmadiana beserta jajaran.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat (20/10/2023) tersebut, membuat rumah Rosdi ludes terbakar. Tak ada yang tersisa, bahkan peralatan pertanian dan barang berharga juga ikut terbakar. Jika ditaksir Rosdi mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

“Setelah beberapa waktu lalu kami memberikan bantuan kebakaran di Semarang, kali ini kami langsung mendatangi korban kebakaran di Desa Rejosari, Kangkung, Kabupaten Kendal. Bantuan logistik yang kami salurkan ini berkat kerja sama yang baik, antara komisi delapan dengan Kementerian Sosial,” ujar Wisnu.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih dan memuji gerak cepat Sentra Terpadu Kartini Temanggung Kementerian Sosial yang responsif menindaklanjuti laporan pihaknya, dengan segera menyalurkan logistik yang dibutuhkan bagi para penyitas, khususnya di wilayah dapilnya.

“Sehingga setiap ada bencana, baik itu kekeringan, angin topan, gempa bumi, dan yang sering terjadi adalah kebakaran, Alhamdulillah ada respon cepat. Khususnya ketika terjadi kebakaran di Semarang, di Kabupaten Semarang, dan sekarang di Kendal, ketika kita diinfoin pagi hari, siangnya sudah bergerak,” ungkap Wisnu.

“Kerja sama yang luar biasa antara Kemensos dan DPR ini perlu dipertahankan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadi selain menyalurkan bantuan logistik, kehadiran tim kami di lapangan juga untuk memberikan dukungan moril kepada para korban yang juga merupakan konstituen kami,” imbuhnya.

Kepala Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung (STKT), Iyan Kusmadiana menjelaskan, bantuan logistik kedaruratan yang disalurkan kepada korban dan yang terdampak kebakaran di Dusun Wates RT 04 RW 01 berupa, makanan siap saji 40 paket, lauk pauk siap saji 40 paket, makanan anak 24 paket, tenda gulung lima lembar, kasur sepuluh buah, selimut sepuluh lembar dan kid ware empat paket.

“Sementara saat ini kita juga sedang berproses untuk memberikan pakaian. Karena kita lihat sendiri semua habis terbakar sampai pakaian korban juga. Insya-Allah dalam waktu yang tidak lama, kita akan memikirkan bagaimana korban bisa kembali berusaha,” bebernya.

Sedangkan untuk pembangunan rumah bagi korban, Iyan mengaku, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kendal. Nanti apakah akan merujuk kepada Kementerian Sosial atau pihak lain, itu menjadi tindak lanjut dari Dinas Sosial Kendal.

“Jadi nanti akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial atau dengan siapapun silahkan Dinas Sosial Kabupaten. Kalau ke Kementerian Sosial kami siap menindaklanjuti, dan Pak Wisnu pun siap mengawal dan mendorong. Pasti itu,” imbuhnya.

Sementara itu korban, Rosdi mengucapkan terima kasih kepada Wisnu Wijaya dan Kementerian Sosial yang telah membantu dia, keluarga, dan tetangga yang terdampak musibah kebakaran. Rosdi mengaku, saat ini dirinya menumpang di rumah anaknya yang juga satu desa.

“Matur nuwun bapak Wisnu Wijaya, juga bapak-bapak dari DPRD Kendal, dan juga kepada Kementerian Sosial yang telah memberikan bantuan kepada kami. Semoga bantuan bermanfaat bagi kami yang tertimpa musibah,” ungkapnya dengan mata berkaca.

Rosdi menceritakan, dirinya mengetahui kejadian kebakaran sekira pukul 12.35 WIB pada hari Jumat (20/10/2023). Saat itu dirinya pulang dari menjalankan salat Jumat di masjid, tiba-tiba api sudah membakar rumahnya. Diduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik.

“Ya sepulang dari Salat Jumat, saat saya sedang buka peci dan baju mau istirahat dulu sebelum ke sawah, tiba-tiba ada suara letusan gitu, kemudian saya lihat api sudah membesar. Saya sempat menyelamatkan beberapa surat berharga dan sejumlah uang. Tapi saat mau kembali lagi mengambil barang yang lain sudah tidak sampai, api semakin membesar,” ungkap Rosdi.

“Jadi masih ada uang dan lainnya, termasuk juga perhiasan milik almarhum istri saya, dan juga peralatan untuk kerja di sawah seperti pompa air dan sebagainya habis terbakar. Saya berharap ada bantuan untuk dibangunnya rumah kami, sehingga bisa segera kami tempati kembali,” imbuhnya. (HS)

Hadiri Kejuaraan Taekwondo Bupati Cup 2023, Tya Ariestya : Ini Luar Biasa Sekali

Ngotot Saja Tak Cukup untuk Menang