in

Warga Berebut Gunungan Rajaban Pangeran Juminah

Warga berebut gunungan dalam acara Kirab Rajaban di Makam Pangeran Juminah yang terletak di Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Kamis (2/1/2025).

HALO KENDAL – Setidaknya lima gunungan diperebutkan warga dalam acara Kirab Rajaban Astana Kuntul Nglayang di Makam Pangeran Juminah yang terletak di Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Kamis (2/1/2025).

Sebelum menjadi rebutan warga, lima gunungan diarak keliling kampung sejauh tiga kilometer. Di mana Makam Panembahan Pangeran Juminah menjadi finish dari acara kirab.

Lima gunungan tersebut berisikan buah-buahan dan aneka sayur mayur hasil bumi. Selain itu, ada juga tumpeng dan gunungan yang berisi jajanan pasar.

Sesampainya di area makam, lima gunungan yang diarak didoakan terlebih dahulu oleh para sesepuh dan para tokoh agama setempat.

Setelah didoakan, lima gunungan pun langsung diserbu ratusan orang setelah diberi aba-aba oleh panitia. Tak pelak, aksi saling dorong dan berebut gunungan mewarnai kirab Rajaban.

Salah seorang warga, Rozanah mengaku, dirinya berharap dengan berebut hasil gunungan akan mendatangkan keberkahan dan rezeki yang melimpah.

“Saya rela ikut berebut isi gunungan supaya mendapatkan keberkahan dan dilancarkan rejekinya,” ujarnya, sambil membawa sayur kacang dan terong dari gunungan yang diperebutkan.

Sementara itu, Ketua Panitia Kirab Rajaban, Prabowo Sumiarto mengatakan, Rajaban Astana Kuntul Nglayang turun temurun dilakukan warga Desa Protomulyo yang digelar setiap malam Jumat Kliwon di bulan Rajab.

Ia menjelaskan, disebut sebagai kompleks Pemakaman Astana Kuntul Nglayang, karena lokasi Makam Pangeran Juminah yang berada di daerah perbukitan bila di lihat dari udara seperti burung kuntul yang terbang.

“Kepala perbukitan terdapat Makam Pangeran Juminah, bagian dada Makam Sunan Katong, sayap kanan Makam Wali Musafak dan Kiai Mustofa serta sayap kiri terdapat makam Kiai Asyhari atau Kiai Guru, sedangkan bagian ekor Makam Pakuwojo,” jelas Prabowo.

Pelaksanaan kirab digelar di seputar lokasi makam untuk mengenang jasa dan perjuangan Panembahan Pangeran Juminah yang telah membangun Kaliwungu sekitarnya dan menyebarkan ajaran agama Islam.

“Kami berharap tradisi kirab Rajaban seperti ini menjadi aset kalender budaya bagi Kabupaten Kendal. Dan tradisinya terus dilestarikan oleh masyarakat terutama para generasi penerus bangsa,” harap Prabowo. (HS-06)

Besok, Jasa Marga Beri Potongan Tarif Tol 10 Persen untuk Perjalanan dari Semarang Menuju Jakarta

PLN Mobile Proliga 2025 Dimulai di Kota Semarang