in

Wabup Purbalingga Ajak Kawal Bersama Pelaksanaan Koperasi Merah Putih

Prosesi peletakan batu pertama pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Merah Putih, di Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, mengajak seluruh pihak untuk turut mengawasi dan mengawal pembangunan Koperasi Merah Putih agar berjalan lancar dan berkelanjutan.

“Kami sampaikan selaku Pemerintah Kabupaten Purbalingga, bahwa membangun itu cukup mudah, yang sulit itu mengoperasionalkannya dan menjaganya,” kata dia baru-baru ini seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Hal itu disampaikannya dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Merah Putih di Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.

Wabup menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan koperasi, terutama karena di dalamnya terdapat dana negara.

Ia meminta para kepala desa untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan operasional koperasi.

“Oleh karena itu kita harus mengedepankan asas profesionalisme karena di dalam ada uang negara. Pertanggungjawabannya harus betul-betul, tolong dikawal betul-betul bapak/ibu kades selaku pengawas Koperasi Merah Putih,” tegasnya.

Dimas juga mengingatkan agar pembangunan koperasi tidak berhenti pada tahap pendirian semata, tetapi mampu bertahan dan beroperasi secara sehat dalam jangka panjang.

“Yang harus kita antisipasi, jangan sampai hanya didirikan, dibangun, kemudian hanya bertahan 1–2 tahun, sedangkan pinjaman dari Bank Himbara-nya sudah bermiliar-miliar dan hanya menjadi warisan utang untuk kepala desa yang selanjutnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dimas menyampaikan apresiasi atas kehadiran Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Infantri Lukman Hakim, yang secara langsung hadir di Purbalingga untuk melakukan prosesi peletakan batu pertama.

Kolonel Inf Lukman Hakim menyebutkan bahwa di Kabupaten Purbalingga terdapat tujuh Koperasi Desa Merah Putih yang masuk dalam gelombang pertama pelaksanaan program nasional tersebut.

“Koperasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya tawar, kesejahteraan, serta memperkuat perekonomian sekaligus ketahanan pangan di desa,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan serentak secara daring di 800 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Pusat acara digelar di Koperasi Desa Merah Putih Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bersama Menteri Koperasi dan Menteri Desa. (HS-08)

Kontes PO 2025, Bupati Kebumen Temukan Sapi “Stunting” hingga Jawara Berbobot Hampir 1 Ton

Perkuat Literasi Keuangan, BI Purwokerto Gelar Workshop CBP Rupiah di Cilacap