HALO BLORA – Pandemi Covid-19 telah melahirkan pahlawan-pahlawan masa kini, yang berjuang untuk membantu warga yang terpapar penyakit tersebut.
Salah satu sosok pahlawan tersebut adalah almarhum dokter Hery Prasetyo, pejuang kemanusiaan yang gugur saat pandemi melanda Kabupaten Blora.
Kepahlawanan dokter Hery pun, Kamis (10/11/2022) diungkap kembali oleh Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, saat berziarah dan melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wira Bhakti Blora.
Selain berziarah di makam para pahlawan pejuang kemerdekaan, Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Etik, juga berziarah di makam Dokter Hery Prasetyo.
Di depan makam, Mbak Etik menabur bunga, memanjatkan doa, dan mengenang jasa dokter Hery, yang hingga akhir hayatnya berjuang sebagai tenaga kesehatan di Kabupaten Blora.
“Hari ini kita mengikuti Upacara Ziarah Nasional di TMP Wira Bhakti, setelah itu kita ziarah dan menabur bunga di pusara makam para pahlawan yang ada di sini, termasuk makam Dokter Hery Prasetyo, sosok pejuang kemanusiaan garda terdepan penanganan Covid-19, yang gugur saat pandemi Agustus 2020 silam. Kita bersama-sama mendoakan dan mengenang perjuangan para pahlawan yang gugur untuk Bangsa ini,” kata Mbak Etik, seperti dirilis blorakab.go.id.
Hery Prasetyo adalah dokter umum senior, yang bertugas di RSUD dr R Soetijono Blora.
Saat Covid-19 “menyerbu” Blora, dokter Hery berada di garis terdepan untuk menangani para korban.
Dia juga terlibat aktif dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora.
Dokter Hery juga merupakan dokter pertama di Blora, yang dilatih melakukan tes swab di RSUD dr R Soetijono Blora.
Namun di tengah perjuangannya, dokter berusia 55 tahun itu pun akhirnya ikut terpapar Covid-19. Dia gugur sebagai penjuang kemanusiaan dan atas jasanya, dia mendapat kehormatan dimakamkan di TMP Wira Bhakti Blora.
“Pada momen Peringatan Hari Pahlawan, saya mengajak kepada seluruh pihak untuk dapat meneladani semangat dan perjuangan para Pahlawan. Kita doakan agar arwah para pahlawan yang telah gugur ini, diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, dan diberikan tempat yang semestinya,” kata Wabup Blora. (HS-08).