HALO SURAKARTA – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendapat hadiah sebuah dayung dan asesori khas dari Suku Asmat Papua.
Hadiah itu diberikan, setelah Ganjar pentas ketoprak “Sumpah Amukti Palapa”, yang digelar Kagama Surakarta, di Auditorium RRI Surakarta, Sabtu (11/12/2022).
Ketua Asosiasi Pengukir Asmat Papua, Patkalis Wakat, mengatakan bahwa pihaknya sudah dua bulan berusaha untuk menemui orang nomor satu di Jawa Tengah itu.
“Kami sudah dua bulan untuk berusaha bertemu Pak Ganjar. Dan luar biasa, tadi itu Tuhan menyertai kami untuk ketemu Pak Ganjar,” kata dia.
Dalam pertemuan itu, Patkalis memberikan hadiah sebuah dayung khas Suku Asmat, sepanjang lebih kurang 2,5 meter, dan di ujungnya berhias bulu angsa.
Dayung tradisional itu terdapat bulu sejenis angsa. Selain dayung, juga disematkan mahkota dan tas.
“Dayung yang kami berikan sebagai simbol kita sama-sama mendayung untuk menuju 2024,” kata Patkalis.
Baginya, Ganjar adalah pemimpin yang punya kedekatan dengan Papua, terutama Suku Asmat.
“Itu pilihan dari dalam hati. Kami melihat gerakan yang dilakukan Pak Ganjar di tengah masyarakat itu sama dengan Pak Jokowi, itu luar biasa. Membuktikan bahwa ke depan kalau Pak Ganjar jadi presiden pasti lebih banyak melihat kepentingan rakyat,” kata dia.
Pihaknya juga menobatkan Ganjar Pranowo, sebagai anak adat Suku Asmat.
“Kami orang asmat merasa bahwa alam kita menyertai harus bertemu dengan Pak Ganjar. Dan kami menobatkan Pak Ganjar sebagai anak adat orang asmat. Ke depan, Pak Ganjar harus jadi presiden,” harapnya. (HS-08)