HALO KENDAL – Menggabungkan ketajaman strategi dan visi pembinaan talenta muda, ajang turnamen catur kembali digelar, kini dilaksanakan di Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, 11-12 Juli 2026.
Turnamen yang diprakarsai dan disponsori penuh oleh pemilik toko optik di Kendal, Abdul Ghofur, dengan menggandeng Persatuan Catur Kaliwungu (Percaka) tersebut, menjadi panggung unjuk gigi bagi hampir 100 pecatur.
Melanjutkan kesuksesan gelaran perdana di Gedung Putih Yayasan Al Ikhlas Al Asyariyyah, Bumi Jabal, Kecamatan Kaliwungu Selatan pada 15 November 2025 lalu, ajang kedua ini konsisten mengusung misi mulia, yaitu menjaring talenta muda lokal sekaligus menggairahkan minat masyarakat terhadap olahraga asah otak.
Kompetisi ini didominasi oleh para jawara dari tiga wilayah cakupan Percaka, yakni di Eks-Kawedanan Kaliwungu, meliputi Kecamatan Brangsong, Kaliwungu, dan Kaliwungu Selatan.
Untuk menjamin keadilan mutlak dan melahirkan jawara sejati, Ketua Percaka sekaligus Ketua Penyelenggara, Totok Sutriyanto menegaskan, turnamen menerapkan Sistem Swiss FIDE terbaru tahun 2023.
“Kami menggelar enam babak penuh tantangan untuk mencari tiga terbaik. Standar FIDE ini bukti ambisi besar kami untuk melahirkan bibit-bibit pecatur profesional,” ujarnya, Minggu (12/7/2026).
Totok juga menyebut, turnamen ini menjadi kawah candradimuka yang efektif bagi para pecatur dengan hadiah trofi dan total uang pembinaan senilai jutaan bagi tiga pemenang utama.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kendal, Mashuri. Dirinya menyebut Percaka sebagai organisasi catur tertua di Kendal, telah terbukti mencetak pecatur andal tingkat provinsi maupun nasional.
“Termasuk mengantarkan salah satu atletnya berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah ke-17 tahun 2026 di Semarang Raya mendatang,” tandasnya.
Sementara itu, sponsor sekaligus pemilik toko optik di Kendal, Abdul Ghofur menjelaskan, turnamen ini sekaligus memeriahkan grand opening toko optik miliknya yang ketiga di Brangsong, pada Juli 2026. Didorong kecintaannya pada catur, ia bahkan ikut bertanding dan menjanjikan agenda yang lebih besar ke depan.
“Saya bertekad menggelar Open Tournament yang bisa diikuti seluruh pecatur se-Indonesia dengan hadiah yang pasti lebih besar,” ungkapnya.
Pertarungan sengit di atas 64 petak dimulai tepat pukul 21.00 WIB dan berlangsung intens hingga lewat tengah malam. Ketegangan baru berakhir pada Minggu (12/7/2026) pukul 02.00 dini hari yang menobatkan tiga pecatur terbaik.
Juara diraih oleh Mahfud Awaludin dari Desa Rowosari, Kecamatan Rowosari, posisi kedua ditempati oleh Abdul Ghofur dari Desa Krajankulon, Kecamatan Kaliwungu, disusul Arif Kurniawan juga dari desa Krajankulon Kecamatan Kaliwungu di peringkat ketiga.
Sambil menenteng trofi kemenangan, Mahfud Awaludin tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya atas atmosfer luar biasa pada turnamen kali ini.
“Alhamdulillah, saya bisa meraih juara pada turnamen ini. Saya berharap, kompetisi catur di Kabupaten Kendal dapat terus berkembang menjadi lebih besar dan meriah di masa depan,” ungkapnya penuh semangat.(HS)


