HALO KENDAL – Esport Indonesia (ESI) Kabupaten Kendal menggelar Turnamen Terbuka ke-2 “Kendal Esport Champion 2025”, yang dilaksanakan di aula gedung Dinas PUPR Kendal, Sabtu-Minggu (26-27/7/2025).
Ketua Esport Kendal, Kholid Abdilah mengatakan, perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang olahraga.
Menurutnya, esport dapat menjadi wadah yang positif untuk menyalurkan hobi. Selain sebagai hiburan, esport juga menawarkan kesempatan untuk berkompetisi, mengembangkan keterampilan, dan bahkan membangun karir profesional.
“Esport, atau olahraga elektronik kini menjadi fenomena global yang tidak hanya diminati oleh berbagai kalangan usia, tetapi juga telah diakui sebagai salah satu cabang olahraga resmi,” ujar Anggota DPRD Jateng tersebut.
Meskipun elektronik, lanjut Kholid, namun esport tetap mengandalkan strategi, fokus dan ketahanan fisik saat bertanding, sehingga disebut olahraga.
“Tujuan digelarnya turnamen terbuka, untuk meningkatkan partisipasi dan pembinaan cabang olahraga esport, sekaligus mengembangkan iklim kompetisi cabang olahraga esports di Kabupaten Kendal,” imbuhnya.
Turnamen yang diikuti 364 peserta, juga dihadiri Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kendal, Achmad Ircham Chalid, serta Wakil Ketua Umum II KONI Kendal Bidang Binpres, Sunari Sofyan.
Dalam sambutannya, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyambut baik dan berterima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah ikut serta menyukseskan kegiatan Turnamen Terbuka “Kendal E-Sport Champion 2025”.
Menurutnya, turnamen terbuka ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati dan memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-420 Tahun 2025 pada tanggal 28 Juli.
“Turnamen terbuka ini sangat baik, sebagai pembinaan, asah bakat dan prestasi para atlet e-sport di Kabupaten Kendal,” ujar Bupati.
Dirinya berharap, turnamen dapat terus berlanjut dan semakin besar di event selanjutnya, serta menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan keterampilan di bidang e-sport. Sehingga dapat berprestasi di tingkat regional,
nasional, maupun internasional.
“Saya berpesan, untuk bisa mengatur waktu dengan baik, karena olahraga ini pasti sangat menyita waktu. Jadi jangan sampai kewajiban-kewajiban lain kepada Allah Subhanahu Wata’ala, kepada orang tua, guru dan lingkungan sosial kita menjadi terlupakan. Semoga para peserta menjadi generasi Indonesia Emas 2045 yang kompeten, unggul dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Pembukaan tanda dimulainya turnamen secara digital, dengan bersama – sama Bupati Kendal, Ketua DPRD Kendal, Ketum E-Sport Kendal, KONI Kendal.dengan cara menempelkan lima jari tangan kanan di layar.
Ssmentara, mewakili Ketua Umum KONI Kendal, Waketum II Bidang Binpres, Sunari Sofyan berharap turnamen esports dapat menjadi wadah untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta memperluas jangkauan dan minat masyarakat terhadap olahraga.
Untuk itu, KONI berharap Turnamen Terbuka “Kendal Esport Champion 2025” dapat menjadi ajang mencari dan mengembangkan bakat-bakat baru di bidang esports, sehingga muncul atlet-atlet yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“KONI juga melihat esports sebagai potensi besar untuk meraih prestasi di kancah provinsi nasional maupun internasional,” ujar Sunari.
Dirinya juga menyebut, esport termasuk salah satu cabor unggulan Kendal, yang di harapkan bisa mendulang emas di Porprov 2026. Apalagi atlet maupun pelatihnya sudah tertampung di program puslatkab.
“Esports salah satu cabor yang akan menjadi tuan rumah Porprov 2026 di Semarang Raya khususnya di Kendal, sehingga otomatis mendapatkan kuota dalam porprov,” ungkap Sunari.(HS)