HALO BOYOLALI – Wabup Boyolali, Wahyu Irawan mengatakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-114 Tahun Anggaran 2022, di Desa Jerukan, Kecamatan Juwangi, telah berhasil membangun sejumlah infrasruktur.
Hal itu diungkapkan Wabup Boyolali, Wahyu Irawan, dalam penutupan TMMD Reguler Ke-114 Tahun Anggaran 2022, di lapangan Desa Jerukan. Penutupan ditandai dengan penandatangan kegiatan TMMD oleh Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Wahyu Irawan.
Selain dihadiri oleh Wabup yang kerap disapa Iwan, upacara penutupan juga dihadiri oleh Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin; Dandim 0724/Boyolali, Letkol Arm. Ronald Siwabessy; Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Boyolali, M. Anshar Wahyuddin; beserta segenap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali.
Wabup Boyolali, Wahyu Irawan menjelaskan, dalam kegiatan TMMD kali ini telah berhasil terbangun jalan beton sepanjang 1.526 meter, lebar satu meter hingga empat meter, dan tebal 0,15 meter.
Betonisasi jalan usaha tani tersebut, diharapkan dapat memperlancar perekonomian masyarakat sekitar, untuk membawa hasil panen.
“Semoga warga Desa Jerukan lebih sejahtera. Dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Boyolali, Pemerintah Kabupaten Boyolali selalu bersinergi,” kata Wabup, seperti dirilis boyolali.go.id.
Kegiatan TMMD di Desa Jerukan tersebut, menelan anggaran Rp 686.456.000. Jumlah tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah Rp 170 juta, APBD Kabupaten Boyoalli Rp 476.750.000, dan swadaya masyarakat Rp 39.706.000.
Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga) Pangkalan TNI AU (Lanud) Adi Soemarmo, Kolonel Kes Drs Wing Sukarno, mewakili Komandan Lanud Adi Soemarmo, Marsma TNI Agus Setiawan, mengatakan pembangunan fisik TMMD Reguler Ke-114 Desa Jerukan ini, juga menyasar pembangunan non fisik.
Beberapa di antaranya, penyuluhan kesehatan dan stunting, sosialisasi penerimaan prajurit TNI dan wawasan kebangsaan, penyuluhan bahaya narkoba dan terorisme, penyuluhan hukum dan sosialisasi penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak.
“Kegiatan ini dibutuhkan dalam rangka membangun serta memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat untuk mendukung program pemerintah tentang percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan dan penanganan Kesehatan,” katanya.
Salah satu warga Desa Jerukan, Sastro Marto mengucapkan terima kasih atas sinergi Pemkab Boyolali dengan TNI sehingga jalan di desa tersebut dapat lebih baik dari sebelumnya.
“Terima kasih sudah dibangun, dulu jelek sekarang sudah bagus terima kasih atas partisipasinya. Terima kasih sekali bahwa di Desa Jerukan ada pembangunan TMMD. Sudah terlaksana. Sudah bagus. Sangat berterima kasih,” ujarnya.
Sebagai tambahan informasi, betonisasi jalan tersebut menghubungkan Desa Jerukan, Desa Kayen di Kabupaten Boyolali, serta dapat menghubungkan ke Desa Jetis, Kecamatan Karangrayung, di Kabupaten Grobogan. (HS-08)