HALO JEPARA – Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar mengajak setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk membuat konten edukatif dan menginspirasi melalui media sosial.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar saat meninjau SPPG di wilayah Kecamatan Pecangaan, bersama kepala perangkat daerah, Selasa (23/9/2025).
Dia mengatakan, dengan adanya media sosial, informasi apapun bisa cepat tersebar.
Begitu pula dengan kasus-kasus MBG kedaluwarsa dan ada pula yang menyebabkan keracunan. Wabub meminta agar kasus serupa jangan sampai terjadi di wilayahnya.
“Jangan sampai ada kejadian viral, akibat anak-anak makan makanan bergizi gratis. Usahakan menunya selalu berganti-ganti, supaya anak-anak kita tidak bosan,” kata dia, seperti dirilis jepara.go.id.
Wabup yang juga Ketua Satuan tugas (Satgas) percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jepara, meminta kepada semua SPPG di Jepara, agar menjaga kualitas makanan.
Tidak hanya itu, MBG yang disalurkan harus sesuai dengan keamanan pangan dan standar gizi.
“Kami minta kepada semua penyedia MBG yang disajikan kepada seluruh anak- anak, agar menjaga kualitas makanan dan layak konsumsi,” kata dia.
SPPG ini menjadi bagian dari jaringan pelaksana Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah, bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Terdapat 5 tempat yang dikunjungi, mulai dari SPPG Pecangaan Kulon di jalan lingkar dengan 2.666 penerima manfaat, SPPG Pulodarat 3.537 penerima manfaat, 23 sekolah, SPPG Krasak Pecangaan 3.094 penerima manfaat, 27 Sekolah
SPPG Pecangaan Kulon RT 01 RW 05, 3.609 penerima manfaat, 13 sekolah, SPPG Troso 3.205 penerima manfaat, 30 sekolah. (HS-08)