HALO KLATEN– Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten menggelar pelatihan penanganan kegawatdaruratan cedera olahraga, baru-baru ini di Pendopo Setda Klaten.
Pelatihan diikuti oleh para dokter, perawat, dan petugas fisioterapi yang bertugas di Public Safety Center (PSC) 119 Matur Dokter, dari 34 puskesmas se-Kabupaten Klaten.
Selain itu juga para ahli fisioterapi Persatuan Sepakbola Indonesia Klaten (PSIK).
Kepala Dinas Kesehatan, Cahyono Widodo, ketika membuka pelatihan tersebut, mengatakan kegiatan pelatihan kegawatdaruratan cedera olahraga, dilaksanakan guna memberikan bekal bagi tim PSC, saat bertugas di kegiatan olahraga.
“Tujuannya agar teman-teman PSC 119 Matur Dokter di lapangan, dapat berperan aktif dan memiliki kesiapsiagaan semakin baik, serta bisa membedakan apakah sebuah kasus bisa diselesaikan di lapangan atau perlu segera dirujuk,” kata dia, seperti dirilis klatenkab.go.id.
Ia menjelaskan, pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan penangan cedera olahraga agar lebih optimal.
“Saya berharap, peserta bisa mengikuti dengan seksama, karena tidak hanya materi tetapi juga ada praktik dengan peralatan. Sehingga ketika ada kasus di lapangan, agar tidak salah memberikan penanganan awal. Mengingat hampir semua olahraga yang menggunakan fisik dalam bentuk pertandingan, perlu adanya kesiapan tim PSC 119 Matur Dokter,” kata Cahyono.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disbudporapar Klaten, Isnanto Hadi mengapresiasi dengan adanya pelatihan penanganan kegawatdaruratan cedera olahraga.
Isnanto mengaku bahwa selama ini kegiatan olahraga tidak bisa lepas dari peran tim medis (kerja sama Dinas Kesehatan dan Disbudporapar).
“Jadi kalau pertandingan olahraga, salah satu unsur penting selain atlet itu tim medis. Tim medis merupakan salah satu komponen pokok dalam event olahraga,” jelasnya.
Isnanto juga memaparkan pelatihan bagi tim PSC 119 Matur Dokter bagus untuk meningkatkan pelayanan, terlebih di Kabupaten Klaten memiliki kegiatan olahraga seperti Popda, Kejuaraan Olahraga Hari Jadi Klaten, Kejuaran HUT RI, Haornnas dan lainnya.
Selanjutnya, tim PSC 119 Matur Dokter mengikuti penjelasan dan diskusi dari Narasumber dari Dokter Elhamangto Zuhdan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Dokter Sholahuddin Rhatomy dari Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten.
Terakhir, peserta pelatihan melakukan praktIk penanganan kegawatdaruratan cedera olahraga, dengan alat peraga yang disediakan dipandu tim IGD RSST Klaten. (HS-08)