HALO SEMARANG – Francis Ngannou memilih meninggalkan Ultimate Fighting Championship (UFC) demi perubahan dalam kariernya.
Juara kelas berat UFC itu menolak untuk memperpanjang kontraknya.
The Predator, julukan Ngannou, memang sudah memberikan kode untuk pergi.
Hubungannya dengan UFC merenggang karena masalah gaji hingga izin menjajal tinju dalam kontrak barunya.
Usaha UFC untuk mempertahankan sudah dilakukan dengan menyodori Si Pemangsa kontrak bernilai besar.
Namun, keputusan hengkang sudah sangat bulat, dan itu dibenarkan Eric Nicksick, pelatih Ngannou.
Keputusan itu diambil Si Pemangsa setelah dia bertemu Bos UFC Dana White dan Hunter Campbell, kepala bagian bisnis UFC.
’’Jika saya menandatangani kontrak, maka takkan ada perubahan dan saya tidak melakukan apa yang sudah saya ingin lakukan,’’ kata Nicksick menirukan ucapan anak didiknya seperti dilansir dari BJPenn.
Ngannou menegaskan keputusan ini diambil demi perubahan dalam kariernya.
Si Pemangsa memilih menjadi bebas agen karena kehendaknya sendiri.
Kepergian Francis dari oktagon langsung menarik minat beberapa organisasi mixed martial arts (MMA) lain.
Ajang tinju tangan kosong, Bare Knuckle Fighting Championship (BKFC), berniat menampung petarung asal Kamerun ini.
Setelah meraih sabuk juara divisi berat UFC, dominasi Si Pemangsa memang begitu nyata.
Dia seperti kesulitan menemukan lawan yang setara di oktagon.
Kini, UFC telah menetapkan Jon Jones dan Ciryl Gane untuk memperebutkan sabuk yang ditinggalkan Ngannou.
Duel Jones kontra Gane bakal digelar Maret mendatang. (HS-06)