HALO SPORT – Islam Makhachev kini tinggal fokus untuk menghadapi musuh lamanya.
Juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) itu sukses mempertahankan gelarnya dengan mencetak kemenangan finis di ronde kelima atas Dustin Poirier, 2 Juni 2024.
Cekikan D’Arce di leher membuat Poirier harus menelan kekecewaan besar. Cekikan tersebut akhirnya menyudahi pertarungan.
Ini untuk kali ketiga rekan seperguruan Khabib Nurmagomedov itu mempertahankan titelnya yang direbut dari Charles Oliveira.
Sejumlah petarung UFC ikut mengomentari keberhasilan jagoan asal Dagestan, Rusia tersebut.
Belal Muhammad, petarung divisi welter UFC, menilai duel Islam kontra Dustin berlangsung sangat menarik.
’’Alhamdulillah, juaranya tak berubah. Harus diakui, Dustin adalah legenda,’’ ujar Belal seperti dilansir dari Championat.
Eks juara UFC, Dominick Cruz menyebut duel itu akan menjadi salah satu yang paling dikenang dalam sejarah.
Sementara Aljamain Sterling, mantan jawara kelas bantam UFC, terkesan dengan cara Makhachev dalam menyelesaikan laga.
’’Islam begitu gigih dan tampil penuh determinasi,’’ ungkap Sterling.
Dengan hasil ini rekor Makhachev menjadi 26 kali menang dan hanya 1 kali kalah.
Selanjutnya anak didik Javier Mendez ini bersiap meladeni rival lawasnya, Arman Tsarukyan.
Tsarukyan mendapat tiket ke duel perebutan titel selepas menundukkan Charles Oliveira dengan angka.
Tsarukyan pernah jumpa Makhachev dan cuma kalah angka.
Partai kedua nanti diprediksi berjalan lebih sengit. (HS-06)