HALO KENDAL – Wujudkan Kawasan yang Bersih dan Tertib, warga masyarakat Kelurahan Bandengan dan Karangsari, Kecamatan Kendal bersama Tim Kotaku Kendal rencananya akan menggelar kerja bakti massal, Jumat besok (7/10/2022).
Kerja bakti selain melibatkan warga di dua kelurahan tersebut, juga merangkul organisasi perangkat daerah (OPD) dan juga anggota Koramil Kodim 0715/Kendal.
Nantinya masing-masing RT di dua wilayah kelurahan tersebut, mengirimkan 10 warganya untuk ikut dalam kegiatan kerja bakti. Asisten Complaint Handling Unit (CHU) Program KOTAKU, Yuli Ariyanto mengatakan, kegiatan ini mengambil tema Menuju Kawasan yang Bersih dan Tertib.
Dijelaskan, pelaku utama adalah warga Bandengan dan Karangsari RW V. Per RT menugaskan sepuluh warga, untuk ikut bekerja di titik yang ditentukan. Sementara warga lain membersihkan lingkungan masing-masing.
“Kegiatan akan disupport oleh OPD, kemudian Koramil Kodim Kendal dan tim KOTAKU. Baik itu TMC maupun kontraktor,” jelas Antok, sapaan akrabnya, Kamis (6/10/2022).
Sementara untuk fokus kegiatan, lanjutnya, meliputi pembersihan di halaman rumah, drainase, jalan depan rumah, fasilitas umum dan lahan kosong, sehingga lingkungan menjadi lebih bersih.
“Masyarakat kita dorong membantu untuk lebih tertib menjaga fasilitas umum, lahan kosong dan mengatur barang milik pribadi di lahan masing-masing secara rapi,” paparnya.
Dalam kegiatan besok, lanjut Antok, warga juga akan memasang patok-patok batas lahan milik Pemda setempat. “Sekaligus memasang papan-papan peringatan untuk tidak mendirikan bangunan di lahan Pemda,” imbuhnya
Sementara itu, Lurah Bandengan, Sutarjo menambahkan, pemasangan papan peringatan dan patok batas tanah asset Pemkab Kendal oleh masyarakat didampingi Lurah dari Bandengan, Karangsari di titik empat dan enam.
“Kemudian papan peringatan dan patok batas sementara disiapkan oleh Disperkim Kendal dan dikirim ke Bandengan pada hari Kamis (6/10/2022),” jelasnya.
Setelah itu, lanjut Sutarjo, sampah dan material lainnya hasil kerja bakti akan dikumpulkan di masing-masing titik lokasi satu sampai enam, untuk diambil oleh kendaraan pengangkut bantuan Pemda.
“Fasilitator KOTAKU, akan mengambil foto kondisi lingkungan di setiap titik sebelum kerja bakti dan kembali mengambil foto di titik yang sama setelah kerja bakti selesai,” imbuh Sutarjo.(HS)