in

Tilik Desa ke Batealit, Pj Bupati Jepara Ajak Petani Gunakan Pupuk Organik

Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta dalam program tilik desa di Kecamatan Batealit. (Foto : jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengajak petani di Kecamatan Batealit, untuk secara berangsur-angsur mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan mengganti dengan pupuk organik.

Ajakan menggunakan pupuk organik tersebut, disampaikan Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, saat menjalankan program Tilik Desa di Desa Somosari dan Desa Batealit, keduanya di Kecamatan Batealit.

Sebelumnya Pj Bupati Jepara mendengar keluhan warga soal kelangkaan pupuk kimia, sehingga kemudian dia menawarkan solusi, berupa penggunaan pupuk organik secara bertahap.

“Saya minta kepada Dinas Pertanian, didampingi asisten II, untuk mengajak petani belajar menggunakan pupuk organik secara efektif,” kata Edy, seperti dirilis jepara.go.id.

Edy juga menyatakan tertarik untuk mengembangkan wisata situs sejarah Watu Bobot di Batealit. Di area situs tersebut terdapat mata air yang berpotensi untuk dikembangkan.

Edy juga mendorong pengembangan wisata lainnya di Kecamatan Batealit untuk meningkatkan perekonomian warga.

Dalam kunjungannya ke Desa Somosari, Pj Bupati Jepara mengecek sejumlah infrastruktur seperti jembatan dan jalan.

Didapati bahwa di Jembatan Mosari terdapat kerusakan berupa fondasi jembatan yang mulai tergerus air sungai serta pinggir jalan depan SD Negeri 2 Somosari yang longsor.

“Nanti PUPR cek dulu, apabila perlu diperbaiki langsung perbaiki. Kita usahakan di tahun 2023,” katanya.

Terkait penanganan stunting, Kecamatan Batealit merupakan yang terbaik se-Kabupaten Jepara.

Dari dua desa yang dikunjungi Pj. Bupati, terdapat masing-masing 3 anak penderita stunting.

Secara presentase jumlah anak penderita stunting di Kecamatan Batealit hanya berkisar 4%.

“Nanti kita buat lomba penanganan stunting antardesa. Ini belum ada di Indonesia lho, mungkin ini wangsit setelah saya berkunjung ke Watu Bobot,” ucap Edy berkelakar.

Pj Bupati juga meminta Diskominfo untuk mengembangkan aplikasi Perwujudan Satu Data Indonesia (Persada) agar data di tiap desa selalu di update secara realtime.

Harapannya data tersebut menjadi rujukan Pemkab untuk mengambil suatu keputusan dan kebijakan.

Untuk diketahui, program Tilik Desa itu dilaksanakan sebagai upaya memastikan bahwa kebijakan Pemerintah Kabupaten Jepara, berlangsung merata.

Turut mendampingi para pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Jepara.

“Program tilik desa ini bertujuan untuk memastikan program pemerintah dan mendengar aspirasi masyarakat desa, sebagai masukan untuk kami dalam membuat kebijakan,” ujar Edy. (HS-08)

Tinjau Jalan Rusak, Pj. Bupati Jepara Perintahkan Dinas PUPR Segera Perbaiki

Musra Relawan Jokowi, Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat