in

Tiket Masuk KIE Rp 25 Ribu, Bupati Meminta Ada yang Gratis

Foto : kebumenkab.go.id

 

HALO KEBUMEN – Bupati Arif Sugiyanto mengungkapkan harga tiket masuk Kebumen International Expo (KIE) Rp 25 ribu per orang, berdasarkan ketetapan event organizer (EO) sebagai penyelenggara. Namun demikian EO juga memenuhi permintaan Bupati, untuk menggratiskan pengunjung pada jam-jam tertentu.

Hal itu disampaikan Bupati Arif Sugiyanto, ketika mengunjungi SMA N 1 Kebumen, Selasa (14/6).

“Jadi untuk tiket masuk yang sudah ditetapkan EO itu sebesar Rp 25 ribu untuk sekali masuk satu orang. Tiket masuk berlaku mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai,” kata dia, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Bupati mengatakan, pihak EO juga memenuhi permintaannya, agar event KIE ini tidak sepenuhnya berbayar, melainkan ada yang berlaku gratis untuk masyarakat. Sebab, event ini adalah pesta rakyat, dari masyarakat untuk masyarakat.

“Kita sudah meminta EO agar KIE ini tidak sepenuhnya bayar, karena ini merupakan pesta rakyat. Alhamdulillah ada yang digratiskan untuk masyarakat, yakni dari pagi pukul 08.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB,” kata Bupati.

Menurut Bupati, harga tiket Rp 25 ribu masih terjangkau untuk masyarakat. Sebab, acara KIE banyak diisi kegiatan menarik, berupa pameran, festival, pertunjukan budaya, karya seni, termasuk konser musik yang diisi artis-artis papan atas pada malam hari.

“Saya kira untuk harga tiket masih terjangkau, karena KIE ini banyak kegiatannya, diisi oleh artis-artis Ibu Kota,” terang Bupati.

Untuk pembelian tiket, kata Bupati, bisa dipesan melalui website resmi KIE https://internationalexpo.kebumenkab.go.id/. Pihaknya membatasi jumlah pengunjung sebanyak 20 ribu orang.

“Untuk pengunjung kami batasi 20 ribu pengunjung. Kalau sudah melebihi batas itu, pembelian tiket sudah tidak diterima,” kata Bupati.

Menurutnya, KIE ada yang berbayar dan gratis karena event ini dibuat melibatkan seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, Bupati berharap masyarakat ikut serta mendukung kegiatan ini agar berjalan dengan lancar.

“Perlu disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud partisipasi dari semua elemen masyarakat. Pesta rakyat, dari masyarakat untuk masyarakat, jadi saya berharap KIE ini bisa berjalan dengan lancar melalui dukungan semua pihak,” tandasnya.

PKL Pindah

Sementara itu selama gelaran Kebumen International Expo (KIE) belangsung, para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kebumen bakal dipindah ke Jalan Soekarno Hatta, karena lokasi tersebut akan digunakan untuk stan pameran.

“Untuk PKL Alun-alun Kebumen, kami pindahkan ke Jalan Soekarno Hatta,” kata Bupati.

Pemindahan PKL tidak dilakukan secara mendadak. Pihaknya sudah melakukan sosialisasi mengenai pemindahan lokasi PKL ke arah jalan Soekarno Hatta selama KIE berlangsung.

“Kita sudah melakukan sosialisasi sejak tanggal 7 selama dua kali, dan para PKL ini sudah menerima dan memahami adanya dampak KIE untuk dipindah lokasi ke Soekarno Hatta,” jelasnya.

stand KIE sudah mulai dipasang di Jalan Merdeka atau disepanjang kawasan alun-alun Kebumen, mulai Minggu (12/6/2022) malam.

Selama KIE berlangsung, jalur lalu lintas ke arah alun-alun juga akan ditutup, apabila jumlah pengunjung membludak.

“Nanti lihat situasi kalau penuh terjadi kepadatan maka akan ditutup dari perempatan SMP N 5, dan jalan Ronggowarsito, Pejagoan,” jelas Bupati.

Sebelumnya Bupati menyatakan untuk semua stand pameran KIE sudah habis terjual. Harga stand bervariasi, dari harga Rp 20 juta untuk kelas VIP, kemudian Rp15 juta, Rp 8 juta, dan paling rendah Rp 5 juta. Jumlah stand total ada 500 stand. (HS-08)

Pasar Hewan Ditutup, Disnakan Boyolali Konsentrasi Penanganan di Kandang Ternak

Diduga ODGJ, Warga Pemalang Meninggal Dunia Usai Ceburkan Diri ke Bendungan Sungapan