HALO SEMARANG – Mendekati masa libur hari raya Idul Fitri tahun ini, PT Taman Satwa Semarang atau Semarang Zoo terus menambah koleksi satwa baru, yakni mulai dari jenis mamalia hingga unggas. Seperti kelinci, belibis (Dendrocygna), merpati hias hingga ayam polandia atau jambul eropa, serta ayam kate.
Penyerahan secara simbolis sejumlah satwa tersebut dilakukan usai acara penandatangan kerjasama antara Semarang Zoo dengan PT Mbarep Abyasa Line serta empat lembaga yang digandeng, yakni Dompet Dhuafa, Abigami, PT Enviro Hijau Investama, dan PT Tirta Fresindo Jaya bertempat di Lobbi Semarang Zoo, Senin (10/3/2025).
Direktur PT Taman Satwa Semarang, Bimo Wahyu Widodo menjelaskan, bahwa kegiatan penandatanganan kerjasama dengan lembaga ini salah satu upaya untuk menambah koleksi satwa maupun bantuan agar Semarang Zoo makin baik. Adapun untuk penambahan koleksi satwa baru yakni melalui mekanisme hibah.
“Sekaligus diharapkan menjadi daya tarik pengunjung yang berkunjung di Semarang Zoo di masa libur Lebaran tahun ini. Selain juga seperti tahun- tahun sebelumnya adanya perbaikan sejumlah fasilitas kandang satwa,” jelasnya.
Dalam waktu dekat ini, lanjut Bimo, Semarang Zoo akan berusaha untuk menambah satwa baru lagi. Rencananya, akan ada satwa juga dari BKSDA, Ragunan serta dari Jember. “Mudah- mudahan satwa baru ini mendekati Lebaran sudah datang,”katanya.
Bimo menambahkan, Semarang Zoo akan menerima satwa dari sesama lembaga konservasi berupa Sitatunga, Capibara, dan burung pelikan, serta pertukaran orang utan jantan dengan orang utan betina untuk program konservasi.
“Sedangkan hibah satwa dari PT Mbarep Abyasa Line untuk Semarang Zoo berupa ayam kate 4 ekor, merpati hias 2 pasang, kelinci 7 ekor, ayam polandia 1 pasang, dan belibis 3 ekor,” imbuhnya.
Selain itu, lanjut Bimo, pihaknya juga bekerja sama dengan Abigame untuk penyelenggaraan permainan outdoor. “Terus ada kerja sama dengan mitra-mitra makanan dan minuman. Ya, sifatnya tadi sudah ada bantuan untuk pakan, penjualan ekslusif, terus bantu peneduh dan seragam kami,”katanya.
Lalu, dijelaskan Bimo, terkait pengelolaan sampah non organik dan untuk membangun brand image lingkungan dan kelestarian satwa, Semarang Zoo turut menggandeng PT Enviro Hijau Investama.
Selanjutnya, Dompet Dhuafa memberikan edukasi K3, dan memfasilitasi pemasangan rambu-rambu tanggap bencana.
“Selain itu, mereka juga melakukan edukasi untuk anak yatim dan komunitas kemanusian, dan memberikan program Sembako untuk PKL yang ada di dalam Semarang Zoo, serta memberikan donasi CSR untuk pakan satwa sebesar Rp 25.000.000. Donasi pakan satwa juga kami terima CSR dari PT Tirta Fresindo Jaya sebesar Rp 25.000.000,” pungkasnya. (HS-06)
