HALO KENDAL – Sebanyak 23 desa di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal terendam banjir akibat jebolnya tanggul Kali Bodri yang terjadi pada Selasa malam (21/1/2024).
Berdasarkan data sementara, banjir di wilayah Kecamatan Gemuh, terjadi di Desa Cepokomulyo, Galih, Pamriyan, Sedayu, Gemuh, Tamangede dan Krompakan.
Kemudian di Kecamatan Cepiring, banjir terjadi di Desa Botomulyo, Cepiring, Damarsari, Korowelang dan Pidodo.
Banjir terparah terjadi di wilayah Kecamatan Patebon, tepatnya di Desa Kebonharjo, dengan ketinggian banjir mencapai hingga dua meter.
Selain merendam Desa Kebonharjo, banjir juga merendam Desa Lanji, Purwosari, Kumpulrejo, Magersari, Wonosari, Bangunsari dan Kartika Jaya.
Wilayah Kecamatan Pegandon juga tak luput dari bencana banjir akibat tanggul Kali Bodri jebol. Desa-desa yang terendam banjir meliputi Desa Puguh, Margomulyo dan Dawungsari.
Agus Umar, salah seorang warga Perumahan Kebonharjo mengungkapkan bahwa banjir dengan arus deras telah merata di perumahannya.
“Ini bersama anak istri sudah mengungsi. Semua terendam dan arusnya deras,” ungkapnya, Selasa pagi (21/1/2025).
Dengan kondisi demikian, Tim SAR berusaha melakukan evakuasi warga yang masih terjebak banjir di dalam rumah. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.
Banjir juga dikabarkan melanda sebagian wilayah atas Kabupaten Kendal, yaitu di wilayah Kecamatan Sukorejo dan Patean.
“Beberapa titik di Sukorejo semalam ada yang kebanjiran, kemudian juga Desa Gedong dan Pagersari Patean juga kebanjiran,” ungkap Bayu, warga Sukorejo. (HS-06)