HALO SEMARANG – Ducati terus berinovasi untuk menatap MotoGP 2023. Inovasi dilakukan pabrikan Italia itu pada sisi aerodinamika.
Berbagai inovasi di sisi aerodinamika itu disebut-sebut membuat MotoGP menjadi membosankan untuk ditonton.
Pasalnya, semakin berkembangnya paket aerodinamika pada motor, membuat pembalap sulit untuk menyalip.
Padahal, aksi saling salip saat balapan berlangsung merupakan momen yang paling ditunggu penonton.
Salah satu pihak yang melemparkan kritikan terkait masalah ini adalah Direktur KTM Motorsport Pit Beirer.
Pit menyatakan jika inovasi aerodinamika terus berlanjut, maka di masa depan aksi saling salip tak akan ada lagi.
’’Saya merasa motornya sangat bagus sekarang,’’ ungkap Beirer seperti dikutip dari Speedweek.
Tudingan KTM ditangkis Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi.
Tardozzi menegaskan tidak benar jika paket aerodinamika membuat pembalap tidak bisa menyalip.
’’Tidak benar kalau sayap (winglet) tidak memungkinkan untuk menyalip. Kami berada di kelas utama MotoGP, di mana teknologi masa depan sedang diteliti. Wajar jika teknologi baru muncul,’’ tutur Davide.
Tardozzi menambahkan dalam beberapa tahun terakhir hanya pabrikannya yang membawa inovasi ke MotoGP.
Pabrikan lain tidak berani melakukannya karena beberapa di antaranya memang tidak berguna untuk motor komersial.
Selain itu, masalah biaya menjadi pertimbangan bagi pabrikan jika ingin melakukan inovasi.
’’Cuma Ducati yang membawa inovasi ke MotoGP. Hanya kami yang mau keluar biaya besar demi inovasi,’’ tandasnya. (HS-06)