HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi rencananya akan melaksanakan salat Id atau salat Idul Fitri 1443/2022 Hijriah di halaman komplek Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda Semarang, Senin (2/5/2022). Usai pelaksanaan Salat Id, Wali Kota Semarang akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk halal bi halal atau saling bermaaf-maafan dengan masyarakat atau jamaah yang hadir. Sebab, pada momen Lebaran Idul Fitri tahun ini, Hendi sapaan akrabnya tidak menggelar acara khusus atau semacam open house, yakni menerima tamu ke rumah seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Kenapa saya melaksanakan Salat Id di Balai Kota Semarang, karena menurut saya kegiatan sehabis Salat Id kita boleh bersama-sama, lalu sekaligus bersalam-salaman atau halal bi halal, sehingga harapannya tidak saling cari lagi di rumah. Kalau selesai Salat Id kan halal bi halal tidak terjadi hiruk pikuk, secukupnya saja, lalu jalan-jalan pun tidak akan menjadi crowded,” kata Hendi, baru-baru ini.
Begitu juga dirinya mengimbau kepada warga yang ingin melaksanakan halal bi halal, yaitu selesai melaksanakan Salat Id saja. “Sehingga sehabis Salat Id, di situ langsung bisa bersalam-salaman satu sama lainnya, itu saran saya. Namun bagi warga yang memang harus berkunjung ke rumah-rumah untuk bersalaman-salaman katanya agar lebih mantep, itu juga diperbolehkan,” terangnya.
Selain itu, Hendi mengimbau warga yang ingin melaksanakan halal bi halal, diperbolehkan karena sebuah tradisi, apalagi selama dua tahun lalu kegiatan tersebut dibatasi, dan tahun ini kelonggarannya muncul tapi belum dibuka lebar.
“Saya mengingatkan tidak ada makan di tempat, dan bagi yang diundang ini sudah vaksin lengkap. Dan tidak direkomendasikan bagi ASN, kalau untuk masyarakat diperbolehkan,” katanya.
Sedangkan penetapan 1 Syawal 1443 H atau Hari Raya Idul Fitri 2022 akan dilakukan pemerintah pada Minggu (1/5/2022). Awal Syawal tersebut akan ditentukan melalui mekanisme sidang isbat yang sebelumnya dilakukan pemantauan (rukyatul) hilal. Dirjen Bimas Islam Kemenag menyebutkan rukyatul hilal akan dilakukan di 99 titik di seluruh Indonesia. Sementara, Pengurus Pusat Muhammadiyah dengan metode hisab atau perhitungan astronomis sudah menetapkan 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin, tanggal 2 Mei 2022.(HS)