HALO PEKALONGAN – Kota Pekalongan, pada 2023 ini akan memberangkatkan 302 warga ke Tanah Suci, untuk melaksanakan ibadah haji.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari kuota 221 ribu jemaah haji 1444 H/ 2023 M, sebelumnya diperoleh Indonesia dari menteri haji dan umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah.
Informasi itu disampaikan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kota Pekalongan, Mundakir, Selasa (10/1/2023).
“Artinya kembali semula ketika sebelum pandemi, tahun kemarin kita hanya mendapatkan kuota 50 persen, tahun ini sudah 100 persen, dari 221 ribu jemaah, Jawa Tengah mendapat kuota 29.008 jemaah dan kota Pekalongan mendapat 302 jemaah,” kata dia, seperti dirilis pekalongankota.go.id.
Disampaikan Mundakir, kuota tersebut diprioritaskan bagi calon jemaah yang sudah mendapatkan nomor kursi.
Adapun untuk pelaksanaan haji 2023, tidak ada batasan usia seperti tahun sebelumnya, yang khusus diperuntukkan untuk usia kurang dari 65 tahun.
Dia juga mengatakan, untuk syarat lainnya masih sama, yaitu wajib vaksin meningitis, vaksin booster, terpenuhinya istitha’ah kesehatan jemaah haji sebelum pemberangkatan, serta lainnya.
Ia menambahkan saat ini pihaknya belum melakukan sosialisasi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di kota Pekalongan, sembari menunggu nama-nama yang terdaftar pada nomor kursi dan urutan pemberangkatan.
Lebih lanjut, Mundakir mengajak calon jemaah haji untuk bisa menjaga kesehatan, dengan menerapkan perilaku hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi, berolahraga juga tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker.
Dengan demikian, dia berharap agar calon jemaah haji lancar dalam menjalani proses persiapan, dan waktu yang sudah digunakan untuk menunggu kesempatan menunaikan ibadah haji tidak terbuang sia-sia. (HS-08)