HALO KENDAL – Kecelakaan antara truk tronton dengan bus terjadi di Jalan Raya Kendal-Weleri, tepatnya di depan SPBU Jenarsari Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Minggu malam (11/9/2022).
Akibat kejadian tersebut, lalu lintas dari arah Jakarta menuju Kendal tersendat karena truk tronton keluar dari jalur dan masuk jalur arah berlawanan.
Kecelakaan ini melibatkan truk Volvo tronton Siba Surya bernomor polisi H 1787 CA mengangkut semen dengan bus PO Rosalia Indah bernomor polisi AD 7211 OF.
Kasatlantas Polres Kendal, AKP Rizky Widyo Pratomo menjelaskan, kronologi kejadian kecelakaan bermula saat truk tronton melaju dari arah Semarang menuju ke arah Pekalongan dengan kecepatan sedang di lajur kanan.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi truk yang bernama Sutrisno, warga Desa Jolotundo, RT 5 RW 2, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, diduga kurang konsentrasi karena diduga mengantuk.
“Sehingga truk tronton tersebut berjalan ke kanan atau masuk ke jalur arah berlawanan, pada saat bersamaan pula dari arah berlawanan juga sedang melaju bus. Karena jarak sudah dekat sehingga kecelakaan tabrakan kedua kendaraan tak terelakkan,” terangnya melalui pesan singkat, Senin (12/9/2022).
Akibat dari kejadian tersebut, pengemudi truk menderita luka pada bagian dahi atas sobek, dan saat ini harus dirawat di RS Baitul Hikmah, Pucangrejo, Gemuh.
“Sedangkan pengemudi bus PO Posalia Indah, Agus Sutanto (44), warga Desa Pituruh RT 3 RW 1, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, menderita luka pada bagian tangan kanan memar dan lecet, dahi bawah lecet, dada memar dan dirawat di RSI Weleri Kendal,” imbuh Kasatlantas.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kecelakaan menyebabkan arus lalu lintas kendaraan dari arah Weleri menuju Kendal menjadi tersendat.
Salah seorang penjaga truk tronton dan pengatur lalu lintas di tempat kejadian, Sudarno mengaku, truk tronton bermuatan semen dan segera akan dievakuasi supaya tidak menimbulkan kemacetan makin parah.
“Truk tronton ini memuat kira-kira 35 ton semen. Saat ini pihak Siba Surya sedang perjalanan ke sini dan akan mengevakuasi truk supaya tidak menimbulkan kemacetan yang parah,” ujarnya di lokasi kejadian.
Sementara itu, salah seorang pengemudi asal Gringsing yang akan menuju ke Kendal, Prawoto berharap, supaya evakuasi truk segera dilakukan.
“Ya ini kalau nggak segera dievakuasi bisa bikin macet. Karena kebanyakan para pengendara memperlambat kendaraan untuk melihat kondisi kecelakaan,” ujarnya. (HS-06)