HALO SPORT – Ian Garry, petarung kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC), kian percaya diri.
Pada laga terakhir, jagoan asal Republik Irlandia itu menang angka mutlak atas Neil Magny.
Garry (25) bahkan menyombongkan diri dengan menyatakan duelnya kontra Magny lebih menarik perhatian dibandingkan dengan partai Sean O’Malley versus Aljamain Sterling.
Ian sduah merasa menjadi megabintang terutama di wilayah Eropa.
Rekan senegara Conor McGregor itu sekarang menduduki urutan ke-11 di divisi welter UFC.
Rekornya di ajang mixed martial arts (MMA) profesional adalah 13-0.
Dari jumlah kemenangannya itu, The Future, julukan Garry, tujuh di antaranya dituntaskan melalui KO.
Kepongahan The Future membuat Sean O’Malley, juara baru kelas bantam UFC, ’’tersengat’’.
Sean menyebut Ian cuma berkhayal.
Namun, sindiran O’Malley tak membuat petarung kelahiran Portmarnock ini terganggu.
The Future bertekad mengikuti jejak idolanya, Conor McGregor, yang berhasil memenangi sabuk juara UFC.
Selain memiliki pukulan dan tendangan bertenaga, Ian juga kuat di bawah karena memegang sabuk hitam judo.
Garry merupakan fighter yang dinilai punya masa depan cerah.
Jika mampu menjaga konsistensi, dia berpotensi mengukir prestasi indah di oktagon seperti McGregor. (HS-06)