HALO SPORT – Pada MotoGP 2023, Marco Bezzecchi finis di posisi ketiga di belakang Pecco Bagnaia dan Jorge Martin.
Setelah musim yang luar biasa itu, mantan anak didik Valentino Rossi ini disebut-sebut bakal digaet tim Prima Pramac Racing Ducati.
Jika bergabung ke Pramac, Bezzecchi akan memiliki kesempatan untuk bersaing dengan Bagnaia dengan motor yang setara skuad pabrikan.
Namun, Bezzecchi memilih setia dengan tim VR46 Racing sehingga tetap menggunakan motor yang satu edisi lebih lama dari tim pabrikan.
’’Saya selalu mementingkan apa yang membuat saya merasa nyaman. Ada pertimbangan yang tepat di balik hal ini, karena saya mengenal diri saya sendiri,’’ ujar Bezzecchi seperti dilansir dari Motosan.
Pembalap asal Italia ini mengaku siap menerima konskuensi pilihannya.
Marco juga menegaskan tak khawatir bersaing dengan motor tim pabrikan yang lebih memiliki keuntungan.
’’Saya siap bersaing. Pengalaman musim lalu menjadi modal yang baik bagi saya,’’ jelasnya.
Bezzecchi (25) bakal ditemani Fabio Di Giannantonio (Diggia) yang musim lalu membela Gresini Racing Ducati.
Diggia harus meninggalkan Gresini karena tempatnya digantikan Marc Marquez.
Kendati menggunakan motor Desmosedici GP spek 2023, baik Bezzecchi maupun Diggia diprediksi bisa berbuat banyak di lintasan.
Kombinasi dua rider berkebangsaan Italia itu juga didukung Valentino Rossi.
Diggia mengisi tempat adik tiri Rossi, Luca Marini.
Mulai musim 2024, Marini akan membela tim pabrikan Honda untuk menemani Joan Mir. (HS-06)