HALO SPORT – Khamzat Chimaev akan menghadapi laga penting dalam kariernya di kelas menengah Ultimate Fighting Championshp (UFC).
Si Serigala, julukan Chimaev, diplot jumpa Robert Whittaker di Arab Saudi, 22 Juni mendatang.
Pemenang duel itu bakal dipertemukan dengan juara bertahan Dricus du Plessis.
Josh Thomson, mantan petarung mixed martial arts (MMA), menuturkan orang-orang tertarik Chimaev karena gaya duel hingga kemiripannya dengan Khabib Nurmagomedov.
’’Jika duel berakhir dalam dua ronde awal, Chimaev yang akan menang,’’ kata Thomson seperti dilansir dari Sport-Express.
Menurut Josh (45), Khamzat sering kurang hati-hati dan sembrono.
’’Bagi penggemar, cara bertarung semacam itu memang menghibur. Ada sesuatu di dalam Chimaev yang membuat orang-orang ingin melihat dirinya bertarung,’’ paparnya.
Thomson memprediksi partai ini akan sangat menarik untuk disaksikan.
Namun, lanjut dia, jika duel melewati ronde ketiga peluang Whittaker untuk menang jadi lebih besar.
’’Kalau Khamzat tak menang cepat, maka itu lebih menguntungkan Robert,’’ ujar Thomson.
Si Malaikat Maut, julukan Whittaker, sudah terbiasa tampil dalam duel utama yang menghadirkan lima ronde.
Jagoan berkebangsaan Australia ini menang pengalaman dan punya rekor 25-7.
Sementara Chimaev masih belum terkalahkan dengan catatan 13-0.
Namun, petarung berdarah Chechnya ini hanya menang angka saat jumpa Gilbert Burns dan Kamaru Usman dalam laga selama tiga ronde. (HS-06)