HALO SEMARANG – Usai direnovasi beberapa waktu lalu, kini tampilan Taman Tugu Muda Semarang terlihat makin indah dan asri. Pemerintah Kota Semarang memberikan beberapa sentuhan guna mempercantik taman yang berada di pusat kota, yakni dengan lukisan-lukisan, tepatnya di trotoar yang memutari taman tersebut serta di tengah-tengah taman.
Lukisan berupa gambar tugu nampak di sepanjang trotoar. Selain itu lukisan Warak Ngendhog di tengah-tengah taman. Warak Ngendhog ini merupakan ikon Kota Semarang yang akan menambah spot menarik untuk berfoto.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali mengatakan, penataan trotoar di bundaran Taman Tugu Muda merupakan hasil kolaborasi antara Disperkim dan Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang. Kolaborasi dilakukan lantaran anggaran Disperkim kurang, sehingga dikerjakan oleh dinas lain.
“Ini Distaru yang membangun trotoarnya. Kami terima kasih kepada Distaru yang telah membuat Taman Tugu Muda lebih cantik,” kata Ali, Kamis (30/12/2021).
Ali menyebutkan, trotoar di Taman Tugu Muda menggunakan beton berpori dipadukan dengan pola bergambar sehingga lebih terlihat cantik. Ke depan, pihaknya akan terus berinovasi untuk membuat taman yang menjadi wajah pusat Kota Semarang ini lebih estetik.
Selain desain taman yang dibuat lebih menarik, ruang terbuka hijau (RTH) juga tidak lepas dari vegetasi agar Taman Tugu Muda tetap asri. Karena itu Disperkim akan menambah tanaman sebagai upaya penghijauan. Wali Kota Semarang, kata dia, menginginkan ada tanaman Jacaranda.
“Pak Wali bilang ingin ada pohon yang harus ditanam di situ, namanya Joko Rondalo (Jacaranda). Itu baru ngetrand katanya. Saya belum lihat langsung pohonnya, tapi sudah ditunjukan fotonya, bagus sekali,” terangnya.
Dia barharap, penambahan vegetasi di Taman Tugu Muda bisa menambah kecantikan dan suasana baru. Semakin cantik tatanan taman, dia berharap masyarakat akan semakin lebih mempunyai rasa memiliki Kota Semarang. Dia tidak ingin masyarakat justru merusak ataupun tidak menjaga kotanya sendiri.
Sementara Kabid Pertamanan dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati menambahkan, peningkatan berupa penataan Taman Tugu Muda dilakukan untuk mempercantik estetika wajah kota dengan tanaman yang berwarna-warni. Nantinya, bagian deltanya juga akan ditata agar tetap hijau, rimbun dan rapi.
“Tak hanya tanaman di Taman Tugu Muda saja, tapi akses sarana dan prasarananya juga ditata. Misalnya, penambahan fasilitas berupa wastafel permanen yang aliran airnya langsung dari sumur tandon,” pungkas Pipie, sapaan akrabnya. (HS-06)