HALO BLORA – Bupati Blora Arief Rohman menyatakan turut prihatin atas kejadian anarkis yang dilakukan oleh kelompok di tengah aksi demonstrasi May Day di kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada 1 Mei 2025 silam.
Bupati menyebut tindakan kelompok tersebut menodai perjuangan buruh saat May Day dan meminta oknum kelompok ini bisa diproses secara hukum.
“Hukum harus ditegakkan. Jika memang terbukti melakukan hal-hal yang melanggar hukum, kami mendorong pihak terkait untuk melakukan proses hukum, karena mencederai aksi damai yang dilakukan oleh para buruh,” kata Arief Rohman, seperti dirilis blorakab.go.id.
“Kelompok-kelompok yang terbukti melakukan perusakan dan membuat ricuh agar bisa diproses secara hukum yg berlaku. Tentunya kami bersama forkopimda dalam hal ini Pak Kapolres, Pak Dandim tidak ingin hal-hal tersebut terulang kembali,” terangnya.
Bupati mencontohkan serta mengapresiasi kepada para pekerja dan perusahaan di Blora, yang telah menjaga hubungan yang harmonis pada perayaan May Day di Blora.
“Kalau dari Blora, May Day-nya adem ayem dan kondusif. Kami mengapresiasi para perusahaan yang sudah bekerja sama dengan para pekerjanya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pekerja karena telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Blora,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Arief menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Blora dalam mendukung kemajuan ekonomi daerah melalui kemudahan perizinan bagi investor dan juga kondusivitas wilayah.
“Semoga perekonomian Blora semakin membaik. Kami akan terus mendorong investasi di Blora dengan memberikan perizinan yang mudah,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalu Kasi Humas Polres Bleoa AKP Gembong Widodo, menyesalkan aksi anarkistis yang diduga dilakukan kelompok Anarko, di tengah aksi demonstrasi May Day di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang,
“Kami ikut prihatin atas apa yang terjadi May Day di Kantor Gubernur. Kami sangat memahami bahwa aksi unjuk rasa dan penyampaian pendapat menjadi bagian penting dalam demokrasi. Untuk itulah teman-teman kami yang di sana tentu telah mempersiapkan sebaik-baiknya, agar May Day ini bisa digunakan sebaik-baiknya para buruh untuk menyuarakan aspirasinya,” ujarnya. (HS-08)