in

Serahkan Santunan, Wabup Pati Tuturkan Pengalaman Jadi Anak Yatim

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim piatu, di Kabupaten Pati. Penyerahan santunan dilaksanakan di Pragolo Setda Pati, baru-baru ini. (Foto : Patikab.go.id)

 

HALO PATI – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), terkenang pengalamannya ketika pada usia tujuh tahun sudah menjadi anak yatim. Saat itu kondisi tak sebaik saat ini. Saat itu jarang ada bantuan dari pemerintah dan para dermawan.

Tetapi beban hidup yang berat itu tak membuat Safin patah semangat. Sebaliknya dia terus berupaya menyalakan semangat, agar kelak kehidupannya dapat menjadi lebih baik.

Hal itu disampaikan Saiful Arifin, dalam acara penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu, di Kabupaten Pati. Penyerahan santunan dilakukan di ruang Pragolo Setda Pati, baru-baru ini.

Lebih lanjut Wabup meminta agar anak-anak yatim piatu yang hadir, tetap memiliki semangat untuk maju.

“Jangan takut menghadapi masa depan. Saya berpesan, tetap semangat dan teruslah belajar. Tidak ada hal yang tidak mungkin di dunia ini selama terus belajar. Terapkan hal – hal baik yang diajarkan oleh para pengelola yayasan,” kata dia seperti dirilis Patikab.go.id.

Kepala Dinas Sosial Pati, Muchtar menyampaikan bahwa santunan tersebut semestinya diserahkan menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H. Tetapi karena dalam prosesnya terjadi kendala di luar perencanaan, penyerahan kemudian diundur.

“Total anggaran untuk bingkisan berupa makanan ini, sebesar Rp 538.237.500,00. Anggaran ini dialokasikan untuk pengadaan bingkisan makanan yang diperuntukkan yatim piatu di Kabupaten Pati, yang dikelola oleh yayasan pengasuh yatim piatu dan yatim piatu yang diasuh oleh non-yayasan,” jelasnya.

Untuk jumlah total paket bingkisan yang dibagikan di Kabupaten Pati, sebanyak 3.775 paket. “Mudah-mudahan, meskipun dalam penyerahannya sedikit terlambat, semoga tetap dapat memberikan manfaat bagi para penerima,” imbuhnya. (HS-08)

Share This

PKL di Blora Diajak Turunkan Level PPKM agar Bisa Berjualan Lagi

Bantu Warga Terdampak, Polisi di Blora Ingatkan Protokol Kesehatan