HALO SEMARANG – Seorang bocah berusia 11 tahun hilang usai hanyut di aliran sungai Beringin, Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Jumat (19/1/2024).
Informasi yang diperoleh, korban berinisial DFA, warga Tikung RT 5 RW 2 Mangkang Wetan. Korban pertama kali dikabarkan hanyut di aliran sungai Beringin, tepatnya Jembatan Perlintasan Kereta Api wilayah Kauman.
“Iya tadi saya dapat informasi dari masyarakat, menyampaikan hal itu. Ini kita sudah kirim personel menuju lokasi untuk assesment dan pencarian,” ujar Humas SAR Semarang, Nur Mustofa kepada wartawan.
Lebih lanjut, pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti kronologi dari kejadian. Saat ini masyarakat sekitar juga masih melakukan pencarian terhadap bocah tersebut.
Sementara itu, Lurah Mangkang Wetan, Beni Irawan Sudewo juga membenarkan adanya kabar tersebut. Beni mengatakan, awalnya bocah tersebut mainan air di sungai pada saat kondisi hujan sekitar pukul 14.30 WIB.
“Itu awalnya ada lima anak, setelah hujan datang tiba-tiba arus ari deras. Empat anak berhasil menyelamatkan diri, tapi yang satu tidak. Setelah dicari tidak kelihatan (hanyut),” ucap dia.
Pihaknya juga menyebutkan, lokasi titik bermain disekitaran Jembatan perlintasan kereta api dari jarak rumah korban sekitaran 1 kilometer.
“Informasinya masih 11 tahun, ya sekitaran usia SD. Ini masih pencarian. Padahal tadi sudah diingatkan warga sekitar, tapi tidak mau. Akhirnya kejadian ini,” imbuhnya.(HS)