in

Senangnya Anak-anak Korban Banjir Di Semarang Saat Memperoleh Bantuan Peralatan Sekolah

Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat memberikan bantuan seragam sekolah kepada siswa yang terkena dampak banjir di Lobbi Kantor Wali Kota Semarang, Kompleks Balai Kota Semarang, baru-baru ini.

BANTUAN dari berbagai pihak terus mengalir kepada warga terdampak dampak banjir Kota Semarang yang terjadi beberapa waktu. Baru-baru ini, Pemerintah Kota Semarang menyalurkan bantuan berupa paket kebutuhan sekolah bagi siswa seperti seragam sekolah, sepatu, alat tulis, dan tas.

Salah satu siswa penerima bantuan, M Zaffan Hanafi mengaku dirinya sangat senang dan bahagia dengan bantuan seragam baru dan alat tulis sekolah yang diberikan. Karena, semua perlengkapan sekolah yang lama hilang dan rusak setelah rumahnya terendam banjir.

“Tidak bingung lagi kalau mau berangkat sekolah karena sudah ada bantuan seragam dan alat tulis. Terima kasih kepada pemkot dan pihak-pihak yang telah memberikan bantuannya, sehingga kami bisa bersekolah lagi,” tutur siswa kelas 3 MTS Rowosari, Kecamatan Tembalang dengan mata berkaca-kaca usai menerima bantuan seragam.

Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, paket seragam sekolah ini diberikan kepada anak-anak korban banjir bandang, baik yang ada di Perumahan Dinar Indah maupun di Rowosari, Kecamatan Tembalang. Bantuan paket seragam sekolah berasal dari salah satu perusahaan kecantikan, ZAP. Pihaknya menerima bantuan dari ZAP sebesar Rp 100 juta. Kemudian, Pemkot Semarang membelanjakan uang tersebut untuk pembelian seragam sesuai yang masyarakat butuhkan. Ada sebanyak 260 paket yang berisi tas sekolah, sepatu, seragam, dan alat tulis yang disalurkan.

“Kalau bantuan sembako sudah banyak yang memberikan. Lalu kami berpikir anak-anak butuh seragam karena kemarin hilang imbas banjir. Sehingga, kami minta ZAP bantuan tidak berupa sembako tapi seragam sekolah buat anak-anak. Seragam sudah kami sesuaikan dengan ukuran masing-masing anak,” jelas Mbak Ita, sapaan akrabnya baru-baru ini.

Mbak Ita berharap, anak-anak yang terdampak banjir bisa kembali bersekolah mengingat sudah memasuki semester baru. Selain menyalurkan bantuan seragam, Pemerintah Kota Semarang juga menerima bantuan sebanyak satu ton beras dari Mercedes Benz Club Indonesia. Mbak Ita pun bersyukur bantuan terus mengalir meski banjir di Semarang sudah surut.

Pihak Swasta

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim mengapresiasi pihak swasta dan komunitas yang tergerak untuk membantu kesulitan warga yang terdampak banjir di Kota Semarang. Baik itu bantuan droping berupa air bersih, sembako, dan pakaian layak pakai serta kebutuhan harian warga. Menurut Mualim, dengan adanya bantuan dari berbagai pihak sangat membantu mereka pasca bencana banjir bandang.

“Misalnya pembersihan jalan lingkungan, mencuci, mandi bagi warga terdampak yang masih terbatas. Sehingga peran pihak lain swasta dan komunitas sangat bermanfaat bagi warga di daerah terdampak banjir,” terang Mualim.

Rasa kebersamaan ini, lanjut politisi Partai Gerindra tersebut, patut dicontoh dan didukung guna untuk meringankan beban warga terdampak banjir. “Karena banyak juga mereka yang tergugah ikut bersama-sama membantu, baik atas nama pribadi dan komunitas. Tidak hanya dari instansi pemerintahan yang ikut membantu, bahkan tidak hanya air bersih saja, tetapi kebutuhan harian warga. Seperti pakaian, selimut, dan kasur,” imbuhnya.

Dikatakan Mualim, karena dampak banjir bandang cukup parah dan banyak warga yang terkena imbasnya, jika hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah Kota Semarang saja hal ini tentunya akan kurang maksimal.

“Dengan adanya bantuan yang terus mengalir karena tergerak untuk membantu sesama, ini yang bisa meringankan warga. Kami dari jajaran dewan, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang ikut membantu, perlu didorong dan patut diapresiasi rasa saling gotong- royong yang ditunjukan kepada mereka yang membutuhkan bantuan,” pungkasnya.(HS)

Lestarikan Warisan Budaya Sejak Dini, Anak-Anak SD di Kendal Dilatih Membatik

Tahu Cara Redam Meriam London