HALO PEKALONGAN – Siswa Madrasah Aliyah Insan Cendekia (MAN IC) Pekalongan, meraih medali pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (Myres) 2022 di Tingkat Nasional.
Para siswa berprestasi itu, adalah Ziyadatul Ilma yang meraih medali emas dalam bidang Kimia Terintegrasi.
Selain dia ada Abimanyu Rahmawan Hidayat dan M Allif Qalbiy, yang membawa pulang medali perak bidang Biologi dan Matematika Terintegrasi.
Selanjutnya, 1 tim yang beranggotakan Fitra Aulia Hari Afia dan Dwiyanti Rizqi Amalinda meraih medali perak pada Myres bidang keagamaan.
Dwiyanti Rizqi Amalinda, atau yang kerap disapa Linda, mengungkapkan bahwa pencapaian ini berawal dari kegagalannya saat mengikuti Myres 2020. Saat itu, dia hanya sampai pada tahap pengunggahan proposal.
Sementara itu, Fitra rekan satu timnya mengaku tak menyangka akan pencapaian tersebut.
Sebab, awalnya hanya ikut Myres tanpa memimpikan bisa sampai ke tingkat nasional. Sebelumnya, MAN IC Pekalongan belum pernah sampai ke tahap menang.
“Tapi kami berusaha menjalani dan mengerjakan penelitian dengan baik. Alhamdulillah, ikhtiar dan tawakkal tidak mengkhianati hasil,” kata dia, seperti dirilis kemenag.go.id.
Dia melanjutkan, bahwa kegagalan dan tantangan itulah, yang membuat tim Myres lebih bertekad untuk menjemput keberhasilan seperti yang ditorehkannya saat ini.
Ziyadatul Ilma mengaku sangat terkesan dengan perhelatan KSM 2022.
Menurut peraih medali emas ini, bagian yang paling membuatnya terkesan dari KSM adalah ketika malam puncak.
“Alhamdulillah atas izin Allah, saya mendapatkan prestasi ini. Tentunya semua ini tidak didapat tanpa doa dan dukungan dari berbagai pihak. Terima kasih saya ucapkan kepada orang tua saya, guru-guru dan semua pihak yang telah memberikan dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung,” kata dia.
Penuturan serupa disampaikan Abimanyu, peraih medali perak bidang Biologi dan Matematika Terintegrasi dalam KSM. Menurutnya, usaha yang dia lakukan di KSM sebanding dengan hasil.
Sementara itu, pemenang perak bidang Matematika, Allif menegaskan bahwa gelaran KSM ini harus menjadi dorongan siswa madrasah untuk lebih baik.
Kepala MAN IC Pekalongan Khairul Anam bangga dan mengapresiasi atas terselenggaranya KSM 2022.
Menurutnya, madrasah sekarang memiliki daya sanding dengan sekolah negeri unggulan di bidang sains khususnya.
Di samping keberhasilan tersebut, lanjut Anam, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran semua pihak yang membimbing, mendukung dan memberikan doa, terutama guru pendamping, orang tua, dan semua civitas akademika MAN IC Pekalongan.
“Bermimpilah ketika terjaga sehingga kita bisa mewujudkannya. Alhamdulillah MAN IC Pekalongan bisa mewujudkan madrasah terdepan, terpercaya, dan selalu di hati,” kata dia.
“Semoga ilmu santri-santri kami barokah,” kata Anam. (HS-08)