in

Selenggarakan Kajian Rutin Ramadan, Cara Munawir Dekatkan Diri dengan Masyarakat

Kajian Islam selama bulan Ramadan, yang dilaksanakan di MTs NU 27 Unggulan Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Senin (9/3/2026).

HALO KENDAL – Ketua Komisi A DPRD Kendal dari Fraksi PDI Perjuangan, H Munawir, menyelenggarakan Kajian Islam selama bulan Ramadan, yang dilaksanakan di MTs NU 27 Unggulan Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.

Kajian yang digelar bersama keluarga besarnya tersebut bertujuan, sebagai ajang silaturahmi dan mendekatkan diri dengan masyarakat.

Kajian yang dilaksanakan pada Senin (9/3/2026) mengambil tema, “Beruntung Orang Alim Menjaga Amaliyah tanpa menjual Ayat dan Popularitas (Bab Tabligh)”, dengan menghadirkan pembicara KH Dr Irfan Yusuf AY LC MA Al Hafidz.

Munawir yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Kendal mengatakan, pengajian atau kajian telah rutin dilaksanakan keluarga besarnya di setiap bulan Ramadan, selama satu bulan penuh.

“Saya selaku anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan di dapil enam ini, sangat senang menyelenggarakan pengajian bersama keluarga besar saya, keluarga Bapak Haji Abdul Wahab almarhum dan Ibu Hajjah Siti Fatimah almarhum. Jadi bukan hanya sekedar menyelenggarakan tapi kami juga memberikan dukungan finansial,” ujarnya.

Munawir yang dikenal suka berbagi sambil bersepeda tersebut merinci, untuk setiap anak di keluarga besar H Abdul Wahab, menyelenggarakan sebanyak empat kali dengan total jumlah jemaah yang hadir sebanyak 320 orang.

“Kajian selama Ramadan ini diikuti sekitar 320 jemaah dan sampai saat ini sudah berjalan sekitar empat sampai lima tahun. Harapannya, dapat terus berjalan ke depannya, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Panitia Pelaksana, Abdur Rohman merasa bersyukur, kajian rutin Ramadan semakin hari semakin diminati para generasi muda setempat, bahkan anak-anak.

Dirinya juga menyebut, saat ini kegiatan kajian rutin banyak diikuti oleh desa-desa lain di wilayah Kecamatan Rowosari.

“Alhamdulillah jemaah kajian semakin hari semakin bertambah, terutama generasi muda dan anak-anak. Ya kalau anak-anak itu kebanyakan pada bermain di depan, dan mereka tertarik karena ada takjil yang bisa dibawa pulang. Secara keseluruhan membawa manfaat,” ujar Abdur Rahman.

Sedangkan KH Dr Irfan Yusuf AY LC MA Al Hafidz dalam tausiyahnya menekankan, Islam tidak melarang mengejar dunia, namun mengarahkannya sebagai sarana (alat) untuk mencapai kebahagiaan akhirat (akhirat sebagai prioritas/tujuan utama).

“Seringkali manusia menomor duakan urusan akhirat, dan menomor satukan urusan dunia. Itu membuat manusia lupa akan tujuan utamanya, yaitu kehidupan akhirat yang kekal,” tandasnya.(HS)

Lanjutkan Tugas Kemanusiaan, Pengurus PMI Kendal 2026-2031 Resmi Dilantik

Ahmad Luthfi: Pengadaan Barang Dan Jasa Harus Transparan dan Akuntabel