in

SD di Gayamsari Semarang Disusupi Tiga Maling Terekam CCTV, Satu Diantaranya Hanya Pakai Celana Dalam

Aksi tiga maling menyusupi SDN Tambakrejo 01, Kecamatan Gayamsari terekam CCTV.

HALO SEMARANG – Sekolah dasar di Kota Semarang disusupi tiga maling pada Senin (12/6) sekitar pukul 01.27 WIB dini hari. Aksi yang dilakukan oleh tiga orang ini terekam CCTV.

Salah satu orang yang termonitor nampak hanya mengenakan celana dalam dengan kepala ditutup oleh kaos. Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo mengatakan, peristiwa itu terjadi di SDN Tambakrejo 01.

Dalam rekaman kamera pengawas atau CCTV yang dilihat, tampak ada dua orang lainnya hanya menutup kepalanya dengan tudung jaket. Satu orang bercelana dalam itu kemudian memanjat gerbang, dua orang lainnya kemudian menyusul.

CCTV kemudian terputus karena pelaku bercelana dalam itu mematikan saklar listrik. Namun dari peristiwa ini, pihaknya sudah mengamankan dua orang.

“Ada informasi telah terjadi percobaan pencurian lokasi di SD sekitar Tambakrejo. Memang unik, pelaku hanya menggunakan celana dalam. Sekarang sudah kita amankan dua orang,” ujar Hengky kepada wartawan di Polrestabes Semarang, Rabu (14/6/2023).

Dua pelaku berinisial TH dan P itu masih berusia 15 tahun. Dari pengakuan mereka, aksi itu sudah mereka lalukan dua kali. Pembobolan pertama pelaku berhasil membawa celengan uang receh, sementara percobaan kedua gagal.

“Sementara pengakuan dia yang dua kali ini. Pertama ambil celengan receh kecil, ini yang kedua,” terangnya.

Pelaku juga mengaku, pencurian dengan hanya memakai celana dalam itu dilakukan agar aksinya tidak ketahuan. Polisi akan melakukan pembinaan terhadap mereka.

“Katanya biar ngga ketahuan, yang pakai inisialnya yang P. Kita lakukan pembinaan karena usianya masih anak dan kerugian nihil,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 1 Tambakrejo, Tri Sugiyono, mengatakan, dalam bulan Juni, kejadian serupa sudah terjadi sebanyak tiga kali. Meski tidak ada kerugian, namun pihak sekolah merasa resah dan terteror dengan kejadian beruntun tersebut.

“Kejadian pertama Senin (5/6), kejadian kedua Rabu (7/6), dan ketiga tadi dinihari. Setelah kami cek, tidak ada yang hilang,” imbuhnya. (HS-06)

Lepas 370 Peserta Jambore Karang Taruna di Tawangmangu Karanganyar, Ini Harapan Bupati Kendal

Hattrick, Ganjar Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik