in

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Batang Siapkan Prosedur Ketat Pelaksanaan Makan Bergisi Gratis

Foto : batangkab.go.id

 

HALO BATANG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Batang, berupaya maksimal dalam menyiapkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), untuk pelajar dari seluruh jenjang pendidikan..

Salah satu persiapan itu adalah dengan memastikan kesiapan dari personel SPPG, sebelum mereka menyiapkan menu sehat dalam jumlah besar, bagi pelajar.

Kepala SPPG Kandeman, Ika Novitasasi,  seperti dirilis batangkab.go.id mengatakan persiapan dimulai dari memperkenakan petugas atau karyawan,  terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) di area dapur.

“Kami kenalkan cara mengolah hingga menyiapkan menu makanan sehat, terus pengenalan Alat Pelindung Diri (APD), serta pentingnya menjaga higienitas hasil olahan makanan,” katanya, di SPPG Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (8/1/2024).

Sebagai langkah persiapan, para karyawan dilakukan simulasi atau pelatihan cara mengolah makanan yang higienis.

“Untuk percontohan kami melakukan demo masak untuk kalangan terbatas, yakni untuk 50 porsi dulu, sebelum menyuplai makanan sehat ke sejumlah lembaga pendidikan,” jelasnya.

Ika menegaskan, khusus di SPPG Kandeman, nantinya akan menyuplai MBG untuk 3 ribu porsi yang tersebar ke sejumlah lembaga pendidikan di Kota Batang.

Selama menyiapkan MBG, dia dibantu 50 petugas yang akan menyiapkan, mengolah hingga mendistribusikan menu ke lembaga pendidikan.

“Nanti kalau sudah diluncurkan, proses memasak akan dilaksanakan setiap hari, dan didistribusikan ke sekolah-sekolah,” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pihaknya turut serta dalam penetapan standar gizi makanan, yang akan diberikan pada masyarakat bersama Badan Gizi Nasional sebagai penyelenggara.

Menkes Budi menuturkan bahwa pihak Kementerian Kesehatan sudah memberikan akses ahli-ahli gizi Puskesmas untuk berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional.

“Kita perannya bekerja sama dengan teman-teman dari gizi dari Badan Gizi Nasional menentukan standar gizinya seperti apa. Mereka waktu itu sempat datang ke kita untuk meminta bantuan akses terhadap ahli-ahli gizi di puskesmas, kita juga sudah memberikan akses tersebut,” kata Menkes Budi, baru-baru ini.

Ia menambahkan pada saat ini pihak Kementerian Kesehatan juga menjajaki kerja sama dengan Badan Gizi Nasional agar penetapan standar gizi tidak hanya diberikan pada masyarakat yang sehat, tapi juga yang sakit. (HS-08)

Dinkes Batang Nyatakan Makanan dan Minuman di sentra kuliner Dracik Aman Dikonsumsi

Curah Hujan Tinggi, Permintaan Fogging di Batang Meningkat