in

Satpol PP Kota Semarang Gencarkan Razia PGOT, 32 Orang Diamankan

Satpol PP Kota Semarang melaksanakan razia PGOT, Kamis (7/4/2022).

HALO SEMARANG – Satpol PP Kota Semarang terus menggencarkan razia pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) yang banyak berkeliaran di jalan raya Kota Semarang. Hal ini karena banyaknya aduan masyarakat, tentang maraknya keberadaan PGOT saat Ramadan dan jelang Lebaran.

Kamis (7/4/2022), Satpol PP pun mengamankan 32 pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) saat melaksanakan razia di beberapa jalan raya.

PGOT yang kebanyakan berusia tua itu diamankan dari berbagai ruas jalan protokol seperti Jalan Madukoro, Indraprasta, Imam Bonjol, Pemuda, Patimura dan Arteri Soekarno Hatta.

Saat diamankan, beberapa PGOT berusaha memberontak dan menolak saat hendak dibawa truk Stapol PP untuk kemudian dilakukan pendataan. Namun mereka akhirnya pasrah karena jumlah petugas Satpol PP lebih banyak. Usai tertangkap, 32 orang tersebut dibawa ke Markas Satpol PP Kota Semarang untuk pembinaan dan diajak buka puasa bersama.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, penertiban PGOT dalam rangka menegakkan peraturan daerah Kota Semarang nomor 5 tahun 2014.

“Kami ingin menciptakan suasana Ramadan yang bersih dan nyaman. Apalagi setiap Ramadan dan jelang Lebaran, banyak PGOT menjamur di Kota Semarang. Tentu ini sangat mengganggu kenyamanan warga, dan merusak keindahan kota,” kata Fajar

Para PGOT yang berhasil diamankan, kata dia, berasal dari berbagai wilayah, termasuk Kota Semarang.

“Yang kami amankan, kemudian kami beri pembinaan. Ini razia kedua, sebelumnya kami sudah amankan 16 orang, kali ini 32 orang. Kami akan terus melaksanakan razia selama Ramadan dan saat Lebaran nanti,” katanya.

Salah seorang yang diamankan Satpol PP, mengaku bukan pengemis atau gelandangan. Dia sengaja berada di jalan, untuk mencari orang yang sedang bagi-bagi takjil.

“Tapi saya bukan gelandangan, hanya memanfaatkan moment Ramadan, karena banyak yang membagikan takjil,” kata pria yang enggan ditulis namanya dalam berita.(HS)

Giliran Sayuran dan Ayam Potong di Kendal Alami Kenaikan Harga

Dipecat Dari TNI, Warga Depok Ini Nekat Curi Toko HP Di Semarang