HALO KENDAL – Dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan ke depan untuk menjadi lebih baik, jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal mengadakan Studi Banding ke KONI Kota Bandung, Sabtu – Senin (9-11/12/2023).
Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi mengatakan, kegiatan dalam rangka saling tukar keunggulan masing – masing, baik KONI Kendal maupun KONI Kota Bandung, untuk dapat dikembangkan di daerahnya masing-masing dalam upaya memajukan dunia olahraga.
“Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu organisasi, supaya ke depan berkembang sesuai dengan yang diharapkan sebagaimana mestinya. Tiap daerah siap meniru keunggulan daerah lainnya. Baik soal manajemen organisasi, pembinaan para atlet, pengelolaan keuangan, dan sebagainya,” terangnya saat di Bandung.
Subur menjelaskan, dilaksanakannya studi banding juga dalam rangka menghadapi pelaksanaan Porprov Jateng XVII tahun 2026 di Semarang Raya, yang salah satunya Kendal sebagai tuan rumah, sehingga pelaksanaan bisa sukses, baik prestasi maupun penyelenggaraannya.
Menurutnya, KONI Kota Bandung yang tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Porprov Jabar XV tahun 2026, dinilai telah meraih berbagai berprestasi yang membanggakan hingga bisa mengirimkan 39 atletnya di ajang Sea Games, serta meraih prestasi di ajang Porprov 2022 dengan menduduki tiga besar.
“Diharapkan dari studi banding bisa diterapkan untuk Kendal, baik pembinaan atlet reguler yang mendatangkan prestasi mau pun penyelenggaraan Porprov Jateng ke 17 pada tahun 2026. Guna meraih sukses itu, perlu dilakukan persiapan dari sekarang. Seperti yang dilakukan KONI Salatiga studi banding di Jawa Timur,” ungkapnya.
Selain pengurus KONI, juga hadir Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Achmad Ircham Chalid beserta jajaran. Rombongan tiba di Kantor KONI Kota Bandung di Jalan Jakarta 18 Bandung, Sabtu (9/12/2023) sekira pukul 14.00 WIB, yang disambut jajaran pengurus KONI Kota Bandung.
Kepala Disporapar Kendal dalam sambutannya mengatakan, kunjungan dalam rangka silaturahmi dan juga untuk belajar bersama dalam rangka pembinaan para atlet dan juga pengelolaan organisasi secara menyeluruh.
“Pada dasarnya, studi banding ke Kota Bandung bakal dijadikan ajang menambah wawasan dan pengetahuan jajaran KONI Kendal dalam membina seluruh cabang olahraga di bawahnya. Termasuk mengetahui bagaimana KONI Kota Bandung membina atletnya yang berpotensi, sehingga mampu berprestasi. Jadi untuk lebih mendalami bagaimana mengelola manajemen olahraga, sehingga mulai pembinaan sampai menghasilkan prestasi,” ujar Achmad Ircham Chalid.
Sementara Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi menyampaikan selamat datang kepada pengurus KONI Kendal, dan mengucapkan terima kasih atas kunjungannya ke KONI Kota Bandung.
Ditegaskan, antara KONI Kota Bandung dan KONI Kabupaten Kendal itu sama-sama sebagai alat untuk membantu pemerintah kabupaten/kota dalam peningkatan prestasi di bidang olahraga.
“KONI itu tugasnya membantu pemerintah dalam membuat kebijakan nasional di bidang pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan olahraga prestasi pada tingkat nasional. Kemudian mengoordinasikan induk organisasi cabang olahraga, organisasi olahraga fungsional, serta komite olahraga provinsi dan komite olahraga kabupaten/kota,” tandas Nuryadi.
“Selanjutnya melaksanakan pengelolaan, pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi berdasarkan kewenangannya, dan melaksanakan dan mengoordinasikan kegiatan multi kejuaraan olahraga tingkat nasional,” imbuhnya.
Nuryadi memaparkan, KONI Kota Bandung membawahi 75 cabang olahraga ditambah sub cabang olahraga, yang dalam perjalanannya sudah melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami konsisten membina atlet agar mampu berprestasi di ajang nasional maupun internasional. Kami akan konsisten pada kinerja untuk membantu mencapai visi misi pemerintah, terutama misi yang ketiga yaitu berprestasi pada level nasional dan internasional. Kami berkomitmen menjaga itu. Sehingga akan berkontribusi untuk KONI Jabar, Pemprov Jabar, dan kepentingan nasional,” bebernya.
Sedangkan dalam sesi tanya jawab, ada tiga penanya. Yaitu Wakil Ketua Umum 2 Sunari Sofyan terkait pembinaan atlet supaya berprestasi, kemudian Wakil Ketua Umum 2 Moh Arfani terkait sarpras dan Wakil Ketua Umum 1 Joko Pranawa Adi, terkait pengelolaan manajemen organisasi.(HS)