HALO KENDAL – Agenda Safari Ramadan kembali menjadi momentum strategis Pemerintah Kabupaten Kendal untuk mempererat hubungan antara pemimpin daerah, aparatur negara, dan masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi ruang silaturahmi yang memperkuat kolaborasi menjaga stabilitas wilayah selama bulan suci.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menegaskan hal tersebut saat menghadiri Safari Ramadan 1447 Hijriah di Mapolres Kendal, Jumat (27/2/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kebersamaan lintas elemen demi menciptakan suasana Ramadan yang aman dan penuh keberkahan.
Kegiatan yang digelar di lingkungan Polres Kendal itu turut dihadiri Kapolres Kendal Hendry Sianipar, Dandim Kodim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan, Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi, serta jajaran pejabat daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
“Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, TNI-Polri, ulama, dan masyarakat. Sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci,” ujar Bupati Dyah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya jajaran TNI-Polri, yang selama ini berperan aktif menjaga situasi Kendal tetap aman dan kondusif. Menurutnya, stabilitas wilayah merupakan fondasi penting bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari.
“Keamanan, ketertiban wilayah, serta kerukunan umat adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi potensi konflik sejak dini,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kapolres Kendal Hendry Sianipar menekankan bahwa pihak kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kondusivitas wilayah. Diperlukan kolaborasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap terjaga.
“Momentum Ramadan menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi. Polres Kendal tidak bisa bekerja sendiri, perlu sinergi lintas sektor agar kondisi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Menurut Hendry, situasi keamanan yang stabil akan berdampak positif terhadap aktivitas masyarakat, termasuk geliat perekonomian selama Ramadan. Dengan suasana yang kondusif, masyarakat dapat menjalankan ibadah, berdagang, hingga bersilaturahmi dengan rasa aman dan nyaman.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Ali Rohkmad. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan meningkatkan kepedulian sosial. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama serta buka puasa bersama.
Seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan dari jajaran Polres Kendal. Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam satu forum kebersamaan tersebut mencerminkan soliditas dan komitmen bersama menjaga stabilitas daerah.
Melalui Safari Ramadan ini, diharapkan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat semakin kokoh. Tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam menjaga persatuan dan ketenteraman Kabupaten Kendal di masa mendatang.(HS)