HALO SEMARANG – Shavkat Rakhmonov sukses mempertahankan rekor tak terkalahkannya menjadi 16 kali dan semuanya dengan kemenangan finis.
Petarung asal Kazakstan ini menang kuncian pada ronde kedua atas Neil Magny, 26 Juni lalu.
Nomad, julukan Rakhmonov, langsung membidik lawan berikutnya, yakni Stephen Thompson.
Dalam daftar penantang kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC), Thompson berada di posisi ketujuh.
‘’Saya tidak terburu-buru karena Magny bukan petarung sembarangan,’’ ungkap Rakhmonov seperti dilansir dari MMA Fighting.
Mengenai peluang menantang gelar juara yang saat ini dipegang Kamaru Usman, Nomad mengaku akan sabar menanti giliran.
‘’Satu atau dua tahun lagi, saya akan juara UFC,’’ tandas jagoan asal Kazakstan ini.
Shavkat memilih Stephen karena dia pernah menjadi penantang juara kelas welter UFC saat masih dikuasai Tyron Woodley.
Namun, performa Thompson sudah menurun dan kalah terus dalam dua laga terakhir.
Rakhmonov (27) tampaknya ingin menambah pengalamannya di oktagon.
Karena itu, fighter yang menguasai Sambo ini memilih tak buru-buru untuk menghadapi lawan di posisi tiga besar. (HS-06)