HALO PURBALINGGA – Lebih kurang 6.000 warga, mengikuti Grebeg Sura dan Ruwat Bumi Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (27/7/2024) di Lapangan Desa Gembrungan, Desa Selakambang.
Ketua Adat Desa Selakambang, Kusno menjelaskan sesuai hasil musyawarah desa, kegiatan rutin bersih desa ini digelar setiap dua tahun.
Adapun setiap tahun, masing-masing dusun di Desa Selakambang, juga melaksanakan kegiatan serupa.
“Hari ini kita melaksanakan Grebeg Sura yang melengkapi kegiatan bersih makam yang ada di seluruh wilayah Desa Selakambang, doa bersama, istighotsah pada malam sebelum acara, dan dilanjutkan dengan grebeg desa. Tujuannya adalah merekatkan rasa persatuan dan kesatuan warga, menjadi ajang silaturahmi, dan ajang sodakoh berbagi,” jelas Kusno, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.
Dalam acara tersebut, setiap dusun menampilkan gunungan-gunungan yang nantinya akan dibagi kepada warga.
Acara ini juga bertujuan untuk memelihara kearifan lokal Desa Selakambang, menumbuhkan rasa gotong royong, mandiri, cinta tanah air, menghargai kebhinekaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang UMKM dengan 41 kelompok usaha mikro menengah di Desa Selakambang.
Kusno menambahkan bahwa acara Ruwat Bumi akan dilaksanakan mulai pukul 10.30 hingga 16.30 WIB oleh Ki Dalang Arjo Sudarto dari Beji Selakambang.
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Grebeg Sura dan Ruwat Bumi oleh warga Desa Selakambang.
Dalam sambutannya sekaligus membuka rangkaian acara Grebeg Sura dan Sedekah Bumi, Bupati menekankan bahwa tradisi ini merupakan bagian dari cara masyarakat Jawa mensyukuri karunia dan kenikmatan yang diberikan Tuhan, terutama pada momentum bulan Sura.
“Salah satu tujuan kegiatan Grebeg Sura atau Ruwat Bumi adalah untuk mensyukuri karunia dan kenikmatan yang diberikan oleh Gusti Allah. Jadi, momentum ini adalah momentum untuk kita bersyukur,” ungkap Bupati Tiwi.
Kepala Desa Selakambang, Bambang Wibowo, mengatakan agenda rutin dua tahunan ini, diselenggarakan dan dibiayai oleh swadaya murni masyarakat.
“Kami ucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Ibu Bupati yang sangat ditunggu oleh warga masyarakat Selakambang, warga sangat antusias,” ungkap Bambang di sela-sela sambutannya.
Acara Grebeg Sura dan Ruwat Bumi akan diakhiri dengan pagelaran wayang kulit yang digelar semalam suntuk oleh Ki Dalang Sigit Djono Saputro dari Cilacap. (HS-08)