in

PWM Jateng Puji Batik Hasil Kreasi Anak Berkebutuhan Khusus di SLBM Surya Gemilang Kendal

Ketua PWM Jateng KH Dr Tafsir bersama Dirut PT BPR BKK (Perseroda) Kendal, Ahmad Mundolin saat meninjau kreasi batik buatan para siswa ke SLB. Muhammadiyah Surya Gemilang, Limbangan, Kabupaten kendal, Senin (9/10/2023).

HALO KENDAL – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Dr Tafsir berkunjung ke Sekolah Luar Biasa Muhammadiyah (SLBM) Surya Gemilang, Limbangan, Kabupaten Kendal, Senin (9/10/2023).

Dengan didampingi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Ustadz Ikhsan Intizam, Kepala Sekolah SLBM Surya Gemilang, Kuntjoro, dan Direktur Utama PT BPR BKK (Perseroda) Kendal, Ahmad Mundolin, Ketua PWM Jateng mengunjungi satu persatu lokasi gedung sekolah. Mulai dari ruang utama, ruang belajar siswa, asrama, hingga tempat ketrampilan membatik.

Ketika sampai di tempat ketrampilan membatik, Ketua PWM Jateng merasa kagum dan mengapresiasi hasil kreasi dari para siswa berkebutuhan khusus.

Acara juga dalam rangka penutupan kegiatan Taylor Made Training, yaitu Pelatihan Membatik Bagi Penyandang Disabilitas pada Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi.

“Saya sangat kagum dengan anak-anak berkebutuhan khusus di sini. Walaupun mereka mempunyai keterbatasan, namun mereka mempunyai beberapa kelebihan dan semangat belajar yang tinggi. Buktinya mereka bisa membuat batik sendiri yang bagus seperti ini,” ungkap Tafsir dengan penuh kebanggaan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PWM Jateng juga memborong batik hasil kreasi dari siswa SLBM Surya Gemilang.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLBM Surya gemilang, Kuntjoro mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Ketua PWM Jateng.

Dirinya juga mengungkapkan kebanggaannya kepada siswa didiknya yang sangat luar biasa. Menurutnya, batik buatan siswa SLBM Surya Gemilang sudah ada sejak 2016 lalu, dan sudah banyak dikenal dan diminati oleh masyarakat.

“Sebagian besar dari mereka tidak hanya sebatas membeli batiknya, melainkan membeli hasil karyanya, yaitu hasil karya spesial yang dihasilkan oleh anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Kuntjoro mengungkapkan, peralatan batik cap, untuk capnya dibuat dari plat kaleng yang lebih praktis. Sehingga mudah untuk membatik bagi anak-anak berkebutuhan khusus, bahkan hasil batiknya pun sama dengan batik cap karya lainnya.

“Dalam membimbing anak-anak dibutuhkan kesabaran. Kami pilih batik cap dengan pertimbangan tidak beresiko. Meski butuh waktu, tapi berkat kesabaran, akhirnya anak-anak bisa mengerjakan dengan baik, dan hasilnya bagus, juga sudah dipasarkan,” ungkapnya.

Sedangkan Direktur Utama PT BPR BKK (Perseroda) Kendal, Ahmad Mundolin mengajak kepada para pengusaha dan dinas atau instansi yang ada di Kendal untuk bisa membeli produk batik hasil karya anak-anak bekebutuhan khusus dari SLBM Surya Gemilang Limbangan Kendal.

Menurutnya, ajakan promosi untuk membeli produk batik anak SLB dilakukannya, supaya ke depan anak-snak SLB bisa tumbuh semakin kreatif dengan karya-karyanya.

“Harapan besar kami adalah anak-anak tersebut bisa tumbuh mandiri dan menciptakan inovasi-inovasi baru dengan usahanya sebagai pembuat batik,” ungkap Mundolin. (HS-06)

 

Dipimpin Atikoh, Kwarda Jateng Capai Target 50.000 Pramuka Garuda

Peringati Hari Penglihatan Sedunia, RSUD dr H Soewondo Kendal Sosialisikan Ancaman Katarak di Kegiatan PKRS