HALO PURWOREJO – Wabup Purworejo, Yuli Hastuti mengingatkan jajaran pemerintahan dan masyarakat, agar senantiasa siap untuk menghadapi setiap kemungkinan terjadi bencana. Hal itu karena Kabupaten Purworejo merupakan salah satu daerah yang rawan bencana di Jawa Tengah.
Hal itu disampaikan Wabup Purworejo, Yuli Hastuti, dalam sambutannya ketika mengukuhkan pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Ukirsari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Kamis (8/9/2022).
Dengan pengukuhan itu, wilayah ini menjadi KSB ke 43 di Jawa Tengah.
Lebih lanjut, Wabup Purworejo mengatakan salah satu langkah untuk meminimalisasi dampak bencana, adalah dengan memberikan bekal pengetahuan tentang kebencanaan kepada masyarakat, terutama di daerah rawan bencana.
Dia menyampaikan harapan, kehadiran KSB dapat memperkuat dan melengkapi seluruh unsur, yang terlibat dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Purworejo.
Apalagi KSB yang beranggotakan masyarakat dari berbagai elemen, diharapkan dapat lebih mengetahui potensi bencana di wilayahnya untuk meminimalisasi dampak bencana alam.
Selain itu, lanjutnya, pembentukan KSB juga bermanfaat memetakan sumber daya alam, sumber daya manusia, dan infrastruktur yang dapat digunakan sebagai pendukung saat situasi terjadi bencana alam.
Menurutnya, keberhasilan KSB nantinya tidak terlepas dari peran aktif masyarakat. Dengan adanya KSB, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat untuk lebih siap dalam menghadapi kerentanan dan risiko bencana.
“Harapannya, masyarakat yang tinggal di daerah bencana dapat melakukan penanggulangan dengan lebih tepat, cepat, dan tanggap, tentunya dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan,” ujar Wabup.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan sertifikat peserta KSB dan bantuan dari Rp 202.193.420 dari Kementerian Sosial RI, untuk mendukung kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.
Hadir dari Kemensos yang diwakilkan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kus Budhiharto AKS; Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Provinsi Jawa Tengah, Sarjimo; Pejabat Dinsos Kabupaten Semarang; Kepala Sentra Antasena Magelang; Forkopimcam; sejumlah pejabat OPD dan undangan terkait.
Sementara itu, Kabid Linjamsos Dinsos Provinsi Jawa Tengah, Sarjimo menjelaskan bahwa Purworejo merupakan salah satu Kabupaten dengan kerawanan tinggi dengan catatan bencana yang sangat lengkap.
Dijelaskan bahwa pencanangan KSB Desa Ukirsari ini telah sesuai dengan paradigma bencana saat ini yang telah bergeser, yakni mitigasi dan kesiapsiagaan berbasis masyarakat.
“KSB Desa Ukirsari ini adalah KSB ke 43 se-Jawa tengah. Pemprov mengucapkan terima kasih kepada Kemensos yang telah melahirkan banyak KSB. Kedepan harapannya KSB dibentuk tidak hanya oleh pusat, tetapi daerah pun dapat membuat KSB seperti yang sudah dilakukan Kabupaten Semarang,” terang Sarjimo. (HS-08)