in

Puluhan Pelatih Jalani Kursus Kepelatihan Lisensi C Gelombang Dua Asprov PSSI Jateng

Pembukaan kursus kepelatihan lisensi C yang digelar Asprov PSSI Jateng di Kota Semarang, Minggu (3/7/2023) malam.

HALO SEMARANG – Puluhan pelatih menjalani kursus kepelatihan lisensi C gelombang dua yang digelar oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng. Kegiatan kompetensi ini akan berlangsung mulai dari tanggal 2 Juli hingga 14 Juli tahun 2023.

Komite Teknik dan Pengembangan Asprov PSSI Jateng, Joni Afrianto menjelaskan, agenda ini dilakukan menjalankan amanat program kerja untuk kemajuan sepak bola di Indoensia. Ada 22 pelatih dari sejumlah daerah di Indonesia yang antusias menjalani kursus kepelatihan.

Rincinannya yaitu tiga dari Jawa Barat, satu dari Jakarta Timur, dua dari DIY, satu dari Papua dan 15 dari Jawa Tengah. Puluhan peserta ini akan mendapatkan bimbingan dari Instruktur Nasional yakni Kibnu Harto Slamet dan Maman Suryaman selaku Asisten Instruktur Nasional.

“Semoga muncul pelatih hebat untuk kemajuan sepak bola seperti yang dicanangkan pak ketum Erik Thohir untuk transformasi sepak bola kedepan,” ujarnya saat pembukaan kursus kepelatihan lisensi C di Kota Semarang, Minggu (3/7/2023) malam.

Dari program ini, puluhan peserta akan mendapatkan bimbingan tentang hal-hal dasar apa yang harus dimiliki oleh seorang pelatih agar bisa dicontoh muridnya. Selain itu, ada juga materi-materi tentang pengembangan sepak bola usia dini yang akan ditanamkan.

“Pelatih yang pertama harus punya attitude. Tidak mungkin seorang pelatih datang ke lapangan pakai sendal dan merokok. Karena akan dicontoh oleh muridnya sama seperti guru mereka kaca untuk muridnya kalau attitude tidak bagus muridnya akan mengikuti,” jelasnya.

“Dan nanti akan diberikan materi pengembangan sepak bola usia dini, kedua sport medicine, ketiga nutrisi dan ada juga pelatihan kiper dan fitnes,” terangnya.

Terpisah, Ketua Asprov Jateng, Yoyok Sukawi mengaku minat untuk menjadi pelatih sepak bola saat ini sangat tinggi. Panitia harus membatasi jumlah peserta dan juga menggelar dalam dua gelombang.

“Pendaftar Pelatih lisensi C membludak dan terpaksa harus digelar dua gelombang. Gelombang pertama sukses dilaksanakanpada 14 – 26 Mei 2023, kemudian untuk saat ini dilaksanakan Gelombang kedua yakni 2 – 14 Juli 2023. Kami sangat senang dan apresiasi, ternyata minat stakeholder untuk menjadi pelatih sangat tinggi,” beber Yoyok Sukawi.

Yoyok optimis pelatih lokal bisa berprestasi di tengah banyaknya pelatih-pelatih asing di Kompetisi Profesional saat ini. Tapi ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar pelatih lokal mampu berjaya di Indonesia.

Selain itu, Yoyok juga berpesan agar pelatih di era sepak bola modern mau membuka wawasan dengan terus mengupgrade ilmu kepelatihan seperti dengan memanfaatkan teknologi.

“Pelatih harus melek teknologi, jangan hanya berteori karena zaman sudah berubah. Jadi melek teknologi itu mutlak bagi seorang pelatih. Pelatih jangan hanya fokus pada taktikal tapi mental juga harus diperhatikan, jiwa kompetitif harus dimunculkan sejak dini,” imbuhnya. (HS-06)

 

 

Havertz Datang, Rivalitas Internal Melambung

Pimpin Apel Bersama ASN, Bupati Kendal Minta Selesaikan Permasalahan Bersama-Sama