HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Kodim 0715/Kendal resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu (15/7/2026).
Program yang berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 tersebut, difokuskan pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 650 meter.
Selain itu, juga dilakukan berbagai kegiatan nonfisik guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, bersama masyarakat.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III didukung anggaran sebesar Rp 360 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 155 juta, APBD Kabupaten Kendal Rp 185 juta, serta swadaya masyarakat sebesar Rp 20 juta.
Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III yang berlangsung di Lapangan Desa Wonosari, Kecamatan Patebon dipimpin Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kendal menyampaikan amanat Bupati yang menegaskan, bahwa TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan desa, sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
“TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga, antara lain pentingnya semangat gotong royong dan kolaborasi membangun bangsa. Kemanunggalan antara masyarakat dengan TNI menjadikan bangsa kita semakin kuat,” ujarnya.
Wabup juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif selama pelaksanaan program agar seluruh kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan.
“Ini adalah program kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat yang berkelanjutan. Setiap tahun program ini selalu berjalan sukses, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Menurut Wabup, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.
Dirinya berharap, program ini bermanfaat bagi masyarakat Desa Wonosari, dan yang lebih penting ada kemanunggalan antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.
Sementara itu, Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Ade Sohali mengatakan, sasaran fisik TMMD kali ini berupa pembangunan jalan rabat beton sepanjang 650 meter dengan lebar 3 meter dengan ketebalan 12 sentimeter.
“Selain itu, terdapat sejumlah kegiatan nonfisik seperti penanaman pohon, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, serta berbagai penyuluhan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dandim menjelaskan, untuk sasaran nonfisiknya terdiri dari penanaman pohon, cek kesehatan gratis, administrasi kependudukan, penyuluhan, dan lain sebagainya.
Pihaknya juga berharap, pembangunan jalan tersebut mampu memperlancar akses masyarakat menuju kawasan pertanian, perikanan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi lainnya.
“Harapannya dapat meningkatkan perekonomian warga dan mempermudah akses jalur pertanian, pendidikan, perikanan, dan lainnya. Semoga sinergitas ini terus berkelanjutan,” ungkap Dandim.
Sementara itu, Kepala Desa Wonosari, Mustaghfirin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dan Kodim 0715/Kendal atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Menurutnya, jalan yang menjadi sasaran pembangunan selama ini mengalami kerusakan parah dan kerap tergenang banjir rob sehingga menghambat aktivitas warga.
“Jalan itu memang dari dulu rusak parah. Apalagi kalau rob datang, pasti tergenang air. Kami mengucapkan terima kasih karena nantinya jalan itu bisa lebih bagus. Jalan ini sangat penting terutama untuk mendukung sektor pertanian dan perikanan,” ungkapnya.(HS)

