HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal kembali menyalurkan bantuan tunai dalam program Kartu Jateng Ngopeni (KaJeN). Program kali ini menyasar kepada keluarga anak penyandang disabilitas cerebral palsy berusia delapan tahun di Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh.
Nurul Chairina selaku ibunda dari anak tersebut mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, fasilitasi dari pemerintah daerah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kendal sangat membantu, dalam memenuhi kebutuhan putrinya.
Menurutnya, dukungan dari pemerintah sangat dirasakan membantu keluarganya, karena selain fasilitasi, Dinas Sosial juga kerap memberikan bantuan untuk mendukung kebutuhan putrinya.
“Terima kasih Pemerintah Kabupaten Kendal yang telah menyalurkan bantuan kepada kami. Semoga dukungan dari program ini bisa terus berlanjut, karena sangat membantu keluarga seperti kami ini,” ungkap Nurul.
Ia mengungkapkan, kondisi kesehatan putrinya mulai diketahui ketika usia 5 bulan. Kemdian saat putrinya saat menginjak usia 11 bulan dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang agar dapat ditangani.
Nurul juga mengaku, saat memeriksakan anaknya di Kariadi, harus mengeluarkan biaya mandiri. Di mana dalam sepekan, dia harus membawa putrinya menjalani pemeriksaan dan penanganan di rumah sakit tersebut.
“Dari umur 5 bulan baru ketahuan kalau anak itu saya sakit. Dan kemudian dirujuk ke RS Kariadi itu usia 11 bulan. Saya dulu membawa putri saya ke Rumah Sakit Kariadi sepekan sekali. Tapi pas corona itu berhenti,” ujarnya.
Kini putrinya telah berusia delapan tahun. Bagi Nurul, bantuan yang diterima menjadi dukungan penting bagi keluarganya dalam mendampingi kebutuhan sang anak. Dengan suara yang sempat terbata-bata, ia menyampaikan harapannya agar bantuan KaJeN dapat terus berlanjut.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan, bantuan menjadi salah satu dukungan pemerintah bagi keluarga yang membutuhkan, sekaligus mendorong agar masyarakat yang memiliki kebutuhan sosial dapat memperoleh perhatian dan fasilitasi sesuai kebutuhannya.
“Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan tunai Program Kartu Jateng Ngopeni atau KaJeN kepada penerima manfaat,” ujarmya.
Bupati menambahkan, perhatian kepada masyarakat kurang mampu merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kendal dalam memberikan perlindungan sosial.
Menurutnya, kepedulian sosial tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan, tetapi juga melalui kepedulian bersama untuk memastikan warga yang membutuhkan tidak berjalan sendirian..
“Melalui kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan semakin banyak warga yang membutuhkan dapat teridentifikasi dan memperoleh hak serta Tantuan sesuai dengan kebutuhannya,” tandas Bupati.
Pihaknya juga berharap Program KaJeN dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya ketika menghadapi persoalan kesehatan.
“Saya berharap KJN bisa memberikan rasa aman. Ketika sakit, jangan sampai warga berpikir dulu tentang apakah punya uang atau tidak untuk berobat. Yang penting mereka bisa mendapatkan layanan kesehatan,” tutur Bupati.
la kembali menegaskan, pemerintah harus hadir dan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kita ingin memastikan tidak ada warga Kabupaten Kendal yang merasa sendirian ketika menghadapi persoalan kesehatan. Pemerintah harus hadir, mendengar, dan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar bisa dirasakan,” tandas Bupati.(HS)

