HALO SEMARANG – Kejadian pohon tumbang kembali terjadi di Kota Semarang, Rabu (13/3/2024). Peristiwa ini terulang lagi yakni di tanjakan-turunan Jalan S Parman, Kecamatan Gajahmungkur sekitar pukul 16.00 WIB.
Ada satu motor dan dua mobil yang tertimpa pohon tumbang. Untuk mobil yakni Inova warna hitam H 8899 Z tertimpa batang pohon bagian bodi atap bagian kiri, dan kaca bagian depan retak. Kemudian mobil bak terbuka warna kuning, kedinasan pemerintah plat merah bernopol H 9567 FG. Mobil ini mengalami ringsek bagian atas, kaca depan juga pecah.
“Itu yang mobil hitam cowok cewek. Kalau yang ini (mobil kuning) tiga orang termasuk saya. Satunya pengendara sepeda motor, sudah pergi,” ujar penumpang mobil kuning yang mengaku bernama Gilang, di lokasi.
Mobil hitam tersebut melaju dari arah atas ke turunan atau Gajahmungkur menuju pertigaan Kariadi. Sedangkan mobil kuning dan sepeda motor dari arah berlawanan. Gilang, mengaku saat melintas lokasi kejadian sempat mendengar suara barang pohon mengalami patah.
“Dari bawah mau pulang kerja, ke rumah di Banyumanik. Sampai sini denger krek, krek terus tertimpa. Sudah agak gak kelihatan, tertutup daun ranting pohon. Untungnya tidak ada yang luka. Ya kaget aja,” katanya.
Gilang juga mengakui, pohon-pohon dilokasi tanjakan turunan Jalan Parman rawan tumbang. Menurutnya, pohon sudah dalam kondisi tua. Rawannya lagi, batang pohon tersebut juga menjulang ke Jalan Raya.
“Harusnya sudah peremajaan pohon-pohon itu. Sudah sangat rawan, sudah sering terjadi kejadian seperti ini,” katanya.
Akibat kejadian ini, arus lalulintas mengalami kemacetan panjang. Kepadatan kendaraan mengular hingga di Jalan Veteran, persisnya setelah SPBU. Sebab, akses menuju lokasi kejadian persisnya pertigaan bundaran Kariadi, ditutup untuk dialihkan. Sementara dari arah atas, juga dilakukan hal sama, penutupan dan pengalihan.
Pihak dari Disperkim Kota Semarang yang mendapat laporan kejadian ini, juga telah mendatangi lokasi melakukan pemangkasan batang dan ranting pohon. Selain itu, petugas dari PLN juga membantu, lantaran batang pohon juga menimpa kabel listrik. Arus lalin kembali normal sekitar pukul 17.00 WIB. (HS-06)