in

PKL di Blora Diajak Turunkan Level PPKM agar Bisa Berjualan Lagi

Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi menyerahkan bantuan kepada PKL, dalam sosialisasi perpanjangan PPKM Level 4 Jawa-Bali pada PKL. Sosialisasi diinisiasi Polres Blora, berlangsung di aula Aryaguna Mapolres setempat beberapa waktu lalu. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora, TNI dan Polri mengajak para pedagang kaki lima untuk bersama-sama ikut menghambat penyebaran Covid-19. Jika angka penularan penyakit ini turun secara drastis, maka diharapkan dalam evaluasi nantinya, level PPKM bisa diturunkan dari empat menjadi dua.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro SSos MTr (Han), dalam arahannya mengharapkan PKL Blora dapat menerapkan protokol kesehatan, di mana pun berada, sehingga angka persebaran Covid-19 benar-benar dapat ditekan.

Dia berharap Blora tidak sampai terkena lockdown, karena peningkatan kasus korona. “Untuk rekan rekan pedagang, agar benar benar menerapkan protokol kesehatan. Sebab kalau Kabupaten Blora sampai di-lockdown, kita semua akan lebih susah dari saat ini,” kata dia disampaikan laman resmi Pemkab Blora.

Pemerintah saat ini juga telah mempergencar pemberian vaksin kepada masyarakat. Diharapkan upaya ini berhasil dan semua bisa terlindungi

“Kami juga sudah gencarkan vaksinasi sebagai salah satu upaya agar semua bisa terlindungi minimal meminimalisir penyebaran Covid 19,” ucap Dandim.

Harapan serupa disampaikan pula oleh Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, SIK. Dia menyampaikan bahwa kasus aktif dan angka kematian sudah mengalami penurunan dari sebelumnya.

“Blora telah masuk zona oranye. Pemerintah sudah berupaya membantu, terkait adanya kebijakan saat ini dengan menggelontorkan bantuan, walaupun kita ketahui bantuan tersebut sifatnya hanya sementara. Harapan kita semua rekan-rekan (PKL) dapat bekerja sama untuk menekan penyebaran Covid-19 saat ini,” kata Kapolres.

Dalam sosialisasi kebijakan perpanjangan PPKM Level 4 Jawa-Bali yang diinisiasi oleh Polres Blora, di aula Aryaguna Mapolres setempat beberapa waktu lalu itu, Bupati H Arief Rohman SIP MSi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Blora yang menjembatani pelaksanaan sosialisasi ini.

Sosialisasi ini diikuti oleh paguyuban PKL Alun – alun Blora, Kridosono,dan PKL Taman Seribu Lampu Cepu yang merupakan salah satu sektor terdampak pelaksanaan PPKM Level 4, untuk mencari solusi terbaik bagi seluruh sektor terdampak.

“Terima kasih Pak Kapolres dan jajaran yang telah memfasilitasi pertemuan hari ini. Setelah kemaren kami, jajaran Forkopimda menerima arahan dari pusat terkait PPKM Level 4 dari Menko Luhut. Kondisi saat ini Blora masuk zona oranye dan masuk ke level 3. Pencapaian ini semua berkat kerja sama seluruh stakeholder yang ada, salah satunya berkat kerja sama dan pengertian dari teman-teman PKL,” kata Bupati.

Harapannya, pada saat evaluasi PPKM Level 4 nanti tanggal 25 Juli 2021, Kabupaten Blora dapat dinyatakan masuk ke level 2, sehingga PKL secara bertahap bisa berjualan kembali, tetapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai dengan kesepakatan bersama.

“Jadi, kami harapkan kerja sama dan pengertian dari teman-teman untuk menjaga kondisi ini.” harapnya.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan Paguyuban PKL dan penyerahan secara simbolis bantuan sembako untuk para paguyuban PKL. (HS-08)

Share This

Didampingi IAIN Pekalongan, Sidomulyo Bakal Jadi Model Pengentasan Kemiskinan

Serahkan Santunan, Wabup Pati Tuturkan Pengalaman Jadi Anak Yatim