HALO KLATEN – Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan depan Masjid Raya Klaten, menyambut baik rencana Pemkab Klaten untuk merelokasi mereka ke Taman Kuliner Klaten Jalan Mayor Kusmanto.
Hal itu antara lain disampaikan Marsudi (59), Ketua Paguyuban Shelter Pedagang Depan Masjid Raya, dalam acara Ngopi Bareng Bupati Klaten, Sri Mulyani, di Rumah Dinas Bupati, di Jalan Pemuda Klaten, Jumat (17/2/2023).
Marsudi mengaku senang, karena relokasi PKL ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten, memperhatikan masa depan PKL.
Menurut dia, tempat baru itu juga lebih nyaman dan layak, dibandingkan lokasi saat ini.
Dia juga mengaku tidak khawatir kehilangan pelanggan, karena informasi mengenai keberadaan PKL di lokasi baru itu juga akan disampaikan oleh Pemkab Klaten.
“Mudah-mudahan nasi goreng ini terus membawa berkah di sana dan masyarakat serta konsumen lebih banyak dan bisa datang ke sana (Taman Kuliner Klaten),” kata dia, seperti dirilis klatenkab.go.id.
Adapun terkait acara Ngopi Bareng, dia mengaku senang bisa hadir di Rumah Dinas Bupati Klaten untuk kali pertama.
“Saya senang sekali, kebahagiaan tersendiri bagi saya pribadi dan teman-teman paguyuban semua menyambut baik (diundang Ngopi Bareng),” kata dia.
Marsudi berharap, kelak kegiatan Ngopi Bareng ini dapat digelar lagi, sehingga hubungan pedagang dengan Bupati atau pejabat setempat bisa berjalan dengan baik dan kompak.
Marsudi mengaku sudah bekerja atau berjualan Nasi Goreng dan Sate Kambing selama kurang lebih 16 tahun, di depan Masjid Raya Klaten.
Dalam acara tersebut, ia bersama PKL lainnya diajak menikmati suguhan Kopi Merapi dan berdiskusi, salah satunya mengenai relokasi PKL depan Masjid Raya Klaten ke Taman Kuliner Klaten Jalan Mayor Kusmanto.
Untuk diketahui, tahun ini kegiatan tersebut sudah dua kali dilaksanakan. Sebelumnya, acara Ngopi Bareng dilaksanakan bersama Karang Taruna Klaten.
Adapun dalam acara Ngopi Bareng, Jumat (17/2/2023) kemarin, Bupati Klaten mengundang 100 PKL dan juru parkir dari Paguyuban PKL Jalan Bhali, Paguyuban PKL Jalan Pemuda, Paguyuban PKL Jalan Mayor Kusmanto, dan Paguyuban PKL Depan Masjid Raya.
Dalam kesempatan ini Bupati Klaten, Sri Mulyani, menyampaikan terima kasih kepada seluruh PKL dan juru parkir, yang menghadiri undangan untuk Ngopi Bareng.
Ia menjelaskan bahwa tujuan Ngopi Bareng untuk menjalin silaturahim dan berdiskusi atau mendengarkan keluh kesah para PKL serta juru parkir.
Ia memaparkan bahwa setelah pandemi Covid-19, Pemkab Klaten terus berupaya membangkitkan geliat ekonomi, khususnya para PKL, antara lain dengan relokasi dari Alun-alun ke Jalan Bhali.
Selain itu penyelenggaraan Car Free Day di Jalan Mayor Kusmanto dan di kecamatan, serta program Car Free Night, juga memberikan peluang bagi PKL.
Dia juga mengatakan, dengan akan direnovasinya Plasa Klaten menjadi Klaten Town Square, dibutuhkan kantong parkir yang luas.
Maka dari itu PKL di depan Masjid Raya harus dipindahkan ke Taman Kuliner Klaten Jalan Mayor Kusmanto.
“Kebijakan ini sudah kami siapkan lebih baik, layak, dan nyaman. PKL dan juru parkir turut serta dalam memperbaiki wajah Klaten. Dan membangun Kabupaten Klaten tugas kita bersama untuk Klaten yang lebih keren, maju, mandiri, dan sejahtera,” kata dia. (HS-08)