HALO SPORT – Krisis berkepanjangan yang dialami Honda akhirnya membuat Marc Marquez memilih pergi.
Marquez sudah resmi mengakhiri kerja samanya dengan Honda selama 11 tahun.
Honda menyebut keputusan ini diambil secara bersama-sama dengan pembalap asal Spanyol itu.
Kontrak Marquez sebenarnya baru habis pada akhir musim 2024.
Bersama Honda, Marquez menghasilkan deretan gelar juara dunia hingga triple crown (juara dunia kategori pembalap, tim, dan konstruktor).
Si Semut dari Cervera ini selanjutnya membela tim satelit Gresini Racing Ducati.
Peraih deelapan titel juara dunia itu memiliki kontrak hingga 2025 saja.
Dia akan berpasangan dengan adik kandungnya, Alex.
Dengan kontrak setahun, Marquez disinyalir masih ingin melihat peluang lain meski Gresini Racing berkeinginan mengikatnya lebih dari itu.
Marc (30) akan menggunakan motor Ducati Desmosedici yang saat ini mendominasi kompetisi kelas utama.
Kepindahan ke Gresini juga membawa babak baru dalam perjalanan karier The Baby Alien.
Dia datang ke Gresini seorang diri tanpa disertai para kru dan kelompok kerja yang menyertainya selama 11 tahun di Repsol Honda.
Ducati melarang Marquez untuk membawa seluruh krunya ke Gresini Racing pada MotoGP 2024.
Pabrikan Italia itu enggan semua rahasia motor paling dominan saat ini diketahui para insinyur yang pada musim 2025 bisa saja pindah ke pihak rival.
’’Ini adalah keputusan tersulit dalam hidupku, dibimbing oleh kepala dan keberanian, tapi tidak oleh hati. Namun, satu hal yang jelas, saya ingin kembali menjadi pembalap terbaik di dunia dan untuk itu saya harus menikmati motor saya di atas segalanya,’’ tutur Marquez seperti dilansir dari Speedweek.
Dia memang ingin menyabet gelar juara dunia MotoGP untuk kali ketujuh sekaligus menyamai pencapaian Valentino Rossi. (HS-06)