in

Pimpin Rakor di Kedungreja, Sekda Cilacap Tekankan Kemandirian Fiskal

Sekda Cilacap, Annisa Fabriana menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pemerintah Daerah di Pendopo Kecamatan Kedungreja, baru-baru ini. (Foto : cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana menekankan pentingnya penguatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya lewat percepatan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana, dalam rapat koordinasi (Rakor) Pejabat Pemerintah Daerah di Pendopo Kecamatan Kedungreja, baru-baru ini.

Lebih lanjut dia mengatakan, dari total APBD Cilacap tahun 2026 yang mencapai sekitar Rp3,4 triliun dengan target PAD Rp 1 triliun, tercatat baru tiga dari 11 desa di Kedungreja yang melunasi PBB.

“Berbicara mengenai PBB adalah hal yang harus kita tuntaskan bersama. Kita tidak bisa terus bergantung pada dana transfer dari pusat. Kita harus mandiri secara fiskal dengan menggali potensi daerah. Dari 11 desa di Kedungreja baru tiga yang lunas, artinya baru sekitar 35 persen. Saya harap capaian ini bisa segera ditingkatkan,” kata Annisa, seperti dirilis cilacapkab.go.id.

Lebih lanjut, Annisa memaparkan prioritas alokasi anggaran daerah tahun 2026 pada sektor mandatory spending, meliputi infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Untuk penanganan jalan, Pemkab Cilacap mengalokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar pada tahun 2026 dari total estimasi kebutuhan perbaikan jalan daerah sebesar Rp900 miliar.

Di samping itu, Pemkab Cilacap aktif menjemput alokasi dana pusat untuk revitalisasi sarana pendidikan dan fasilitas kesehatan.

Terkait persoalan ketersediaan air bersih di dua desa di Kedungreja saat musim kemarau, Annisa mendorong penanganan berkelanjutan melalui optimalisasi program Pamsimas hingga rencana pembangunan tempat penampungan air permanen agar warga tidak bergantung pada bantuan darurat.

Sebelumnya, Annisa Fabriana juga mengapresiasi keaktifan seluruh jajaran di Kecamatan Kedungreja.

Ia menegaskan bahwa rakor ini bukan sekadar formalitas, melainkan forum dua arah untuk menghasilkan langkah konkret bagi kemajuan wilayah.

“Saya menyampaikan terima kasih walaupun mendadak dan suasananya siang, panjenengan semua tetap hadir untuk kita melakukan rapat koordinasi untuk melihat, untuk mendengarkan bersama apa yang akan kami sampaikan dari pemerintah kabupaten. Dan harapan saya ini nanti tidak hanya satu jalur saja, tetapi panjenengan akan banyak memberikan saran, masukan bagi kami semua,” katanya.

Menutup arahannya, Annisa mengingatkan seluruh aparatur untuk senantiasa mengedepankan integritas, disiplin administrasi, serta menjaga kondusivitas wilayah selama pelaksanaan Pilkades.

“Saya minta seluruh tahapan Pilkades dijalankan sesuai SOP. Jaga kondusivitas agar suasana tetap aman dan harmonis, serta menghasilkan pemimpin yang kapabel untuk membawa kemajuan desa,” kata dia.

Sebelumnya, mengawali acara, Camat Kedungreja, Kukuh Setiaji, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Sekda Annisa Fabriana, beserta rombongan pejabat Pemkab Cilacap di Kecamatan Kedungreja.

Kukuh berharap pertemuan ini bisa berdampak untuk kinerja di Pemerintah Kecamatan Kedungreja.

“Kami juga mengucapkan selamat datang Ibu beserta para pejabat di Kecamatan Kedungreja tentunya. Kehadiran Ibu beserta para pejabat di Kedungreja menjadi motivasi dan semangat bagi kami untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Pertemuan ini diharapkan menjadi kesempatan berdialog untuk menyampaikan aspirasi dan membahas berbagai permasalahan di tingkat kecamatan maupun desa,” ujar Kukuh.

Kukuh turut melaporkan bahwa Kecamatan Kedungreja saat ini tengah menjalankan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Pada tahap pertama, dua desa telah melaksanakan pendaftaran pimpinan desa, yakni Desa Bojongsari dengan dua pendaftar dan Desa Kaliwungu dengan tiga pendaftar, sehingga memenuhi syarat batas minimal pencalonan. (HS-08)

 

 

Dukung Pilkades 2026, Dukcapil Pemalang Optimalkan Layanan dan Kualitas Data

Ikhtiar Hadapi Kekeringan, Pemkab dan Polres hingga Warga Gelar Shalat Istisqa di Alun-alun Banjarnegara