HALO SEMARANG – Menteri Agama Nasaruddin Umar, menghadiri upacara pemakaman militer Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. Menag didaulat untuk memimpin pembacaan doa sebagai penghormatan terakhir bagi almarhum.
Upacara pemakaman berlangsung khidmat, dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta jajaran Menteri dan Pimpinan Lembaga Kabinet Merah Putih.
Kehadiran para pimpinan negara ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa-jasa besar almarhum bagi nusa dan bangsa.
Menag Nasaruddin Umar menyampaikan kesaksian atas kebaikan almarhum dan memohonkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Menag juga mendoakan agar nilai-nilai perjuangan almarhum dapat diteruskan oleh generasi penerus.
“Ya Allah, pada hari mulia ini, Engkau menjemput salah seorang putra terbaik kami. Engkau lebih mencintai dia daripada kami semuanya. Kami memohon kepada-Mu Ya Allah, terimalah pengabdiannya. Kami semua menjadi saksi bahwa almarhum adalah orang baik,” ucap Menag, Senin (02/03/26), seperti dirilis kemenag.go.id.
Lebih lanjut, Menag memohon agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan untuk melanjutkan cita-cita luhur yang telah diletakkan oleh almarhum semasa hidupnya, terutama dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Ya Allah Ya Tuhan kami, kiranya berikanlah kekuatan kepada kami para pelanjutnya untuk melanjutkan cita-cita agung yang tersimpan di dalam benaknya sepanjang hidupnya, demi untuk bangsa dan negara kami,” sambung Menag.
Prosesi pemakaman diakhiri dengan penghormatan militer dan tabur bunga oleh pihak keluarga serta pimpinan negara.
Sosok Try Sutrisno dikenang sebagai negarawan yang rendah hati dan prajurit setia yang telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Instruksi
Pemerintah menginstruksikan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari, mulai 2 Maret 2026, untuk memberikan penghormatan kepada Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, yang wafat dalam usia 90 tahun, Senin (02/03/2026) pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta,
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melalui Surat Nomor: B-02/M/S/TU.00.00/03/2026 yang ditujukan kepada para Pimpinan Lembaga Negara, Gubernur Bank Indonesia (BI), Menteri Kabinet Merah Putih, Jaksa Agung, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Pimpinan Lembaga Pemerintah Nonkementerian, Pimpinan Lembaga Nonstruktural, Kepala Daerah di seluruh Indonesia, Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri.
“Dimohon untuk mengibarkan Bendera Negara setengah tiang di seluruh pelosok tanah air selama tiga hari berturut-turut terhitung mulai tanggal 2 s.d. 4 Maret 2026,” kata Mensesneg, seperti dirilis setneg.go.id.
Selain itu, pemerintah juga menetapkan tanggal 2 s.d. 4 Maret 2026 sebagai Hari Berkabung Nasional.
“Pada kurun waktu tersebut juga dinyatakan sebagai Hari Berkabung Nasional,” ujar Mensesneg dalam surat yang ditandatangani pada tanggal 2 Maret 2026 tersebut. (HS-08)